Shinta Anggraini dan Tim Desainer Bikin Koleksi Busana Heart to Heart, Berkreasi dengan 3 Warna Ini

Dunia seni Tanah Air makin berwarna dengan hadirnya sejumlah desainer mengusung karya beragam. Shinta Anggraini membawa koleksi Heart To Heart.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 25 April 2026, 13:00 WIB
Dunia seni Tanah Air makin berwarna dengan hadirnya sejumlah desainer mengusung karya beragam. Shinta Anggraini membawa koleksi Heart To Heart. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Shinta Anggraini)

Liputan6.com, Jakarta - Dunia seni Tanah Air makin penuh warna dengan hadirnya sejumlah desainer membawa karya beragam. Salah satunya, Shinta Anggraini yang juga seorang ibu. Ia pernah berada di titik paling rapuh kala menemani anaknya yang mengidap penyakit jantung bawaan (PDB). Shinta Anggraini dan buah hati lalu melewati proses diagnosis, mencari harapan di ruang-ruang medis, hingga menghadapi operasi besar.

Berkaca pada pengalaman itu, Shinta Anggraini bersama tim desainernya melahirkan karya seni berupa koleksi busana bertajuk “Heart to Heart” pada Februari lalu. “Heart to Heart” diterjemahkan dalam koleksi apparel berupa shirt, sweatshirt hingga scarf. Shinta Anggraini bermain-main dengan warna merah, biru, dan putih plus corak adaptasi geometris dari bentuk hati atau jantung berbahan dasar katun.

Koleksi busana ini merujuk pada kampanye “Heart to Heart: 1 in 100.” Angka yang disematkan memiliki arti mendalam. Pasalnya, data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia menyebut 1 dari 100 bayi di Indonesia lahir dengan PJB. Ini angka sunyi, sering tak disadari, dan masih diselimuti pemahaman minim.

“Ini bukan sesuatu yang sejak awal saya rencanakan sebagai gerakan besar. Semua bermula dari pengalaman personal. Heart to Heart adalah cara kami meneruskan kebaikan yang pernah kami terima,” kata Shinta Anggraini. “Banyak keluarga harus berhadapan dengan stigma, keterlambatan penanganan, hingga akses layanan kesehatan yang belum merata,” beri tahunya kepada awak media di Jakarta, pekan ini.

 


Tentang Heart To Heart

Dunia seni Tanah Air makin berwarna dengan hadirnya sejumlah desainer mengusung karya beragam. Shinta Anggraini membawa koleksi Heart To Heart. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Shinta Anggraini)

Shinta Anggraini percaya karya seni termasuk barang mode bisa menjadi alat untuk “menularkan” semangat kepedulian kepada sesama insan. Karenanya, koleksi “Heart to Heart” diharapkan menjadi medium untuk merawat rasa peduli.

“Koleksi busana dan gerakan ini jadi upaya membuka narasi tentang bagaimana anak-anak dengan PJB dan keluarganya, membutuhkan lebih dari sekadar tindakan medis,” Shinta Anggraini membeberkan.


Pemahaman, Dukungan, dan Ruang

“Mereka juga butuh pemahaman, dukungan, dan ruang untuk tumbuh tanpa stigma,” ucapnya seraya menambahkan, donasi dari gerakan ini disalurkan untuk membantu kebutuhan medis anak-anak dengan PJB.

Shinta Anggraini optimistis dampak gerakan ini akan menjalar dan jadi harapan bagi keluarga yang berjuang. Penyerahan donasi dilakukan secara terbuka sekaligus sebagai bentuk terima kasih bagi yang telah ikut ambil bagian.


Kebaikan Yang Tumbuh

Lewat lini busana Heart Troops, Shinta Anggraini sebagai founder mulanya mengalirkan sebuah cerita dan perjuangan pribadi. Kini, ia berkembang jadi ruang bersama, tempat di mana empati, gaya busana, dan kepedulian bertemu.

“Lalu kebaikan yang tumbuh terus mengalir dari hati ke hati,” tutur Shinta Anggraini lalu menyebut, fashion bisa jadi jembatan empati, menghubungkan mereka yang peduli dengan anak-anak yang tengah berjuang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya