Calum McFarlane Ungkap Situasi Chelsea Usai Pemecatan Liam Rosenior

Calum McFarlane mengungkap situasi Chelsea usai pemecatan Liam Rosenior. Fokus tim kini sepenuhnya diarahkan ke laga penting melawan Leeds United.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 25 April 2026, 22:19 WIB
Manajer Chelsea, Calum McFarlane, bereaksi saat pertandingan Liga Inggris melawan Fulham di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, Jakarta - Calum McFarlane mengungkap kondisi internal Chelsea setelah pemecatan Liam Rosenior. Ia memastikan belum ada pembicaraan terbuka antara pemain dan staf pelatih.

Chelsea baru saja menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton yang memperpanjang tren buruk mereka. Tim kini mencatat lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol.

Rosenior dipecat kurang dari 24 jam setelah laga tersebut, meski baru menjabat sekitar tiga bulan sejak Januari. McFarlane kemudian ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim.

Chelsea kini menghadapi laga penting semifinal Piala FA melawan Leeds. Pertandingan tersebut menjadi peluang terakhir untuk menyelamatkan musim mereka.


Tidak Ada Pembicaraan Internal Usai Pergantian Pelatih

Selebrasi Calum McFarlane dalam laga Liga Inggris antara Man City vs Chelsea, Senin (5/1/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Situasi di ruang ganti Chelsea disebut belum mengalami evaluasi terbuka setelah pergantian pelatih. Fokus tim sepenuhnya diarahkan ke pertandingan berikutnya.

McFarlane memilih untuk tidak membahas masa lalu dan lebih menekankan pentingnya persiapan taktik. Ia ingin tim menjaga konsentrasi penuh menjelang laga krusial.

“Kami belum mengadakan pertemuan untuk membersihkan suasana,” kata McFarlane.

“Kami membuat tim fokus untuk hari Minggu, rencana permainan, dan bagaimana kami akan menghadapi pertandingan. Sangat penting kami benar-benar fokus. Kami tidak boleh memikirkan hal lain,” lanjut McFarlane.


Fokus Penuh ke Laga Melawan Leeds

Trevoh Chalobah merayakan bersama rekan setimnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 20 September 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

McFarlane menegaskan bahwa seluruh perhatian tim kini tertuju pada pertandingan melawan Leeds. Ia menilai laga tersebut sangat penting bagi perjalanan musim Chelsea.

Pelatih interim itu juga menolak membahas apa yang terjadi pada periode akhir kepelatihan Rosenior. Ia ingin menjaga fokus pemain tetap pada peningkatan performa.

“Apa yang terjadi di masa lalu tidak perlu dibicarakan. Semua diarahkan untuk hari Minggu,” ujar McFarlane.

“Ini bukan tempat saya untuk mengatakan apa yang salah atau apa yang benar. Fokus penuh saya adalah Leeds. Kami punya pertandingan besar pada hari Minggu,” tambah McFarlane.


Enggan Bahas Penyebab Keterpurukan

Pemain Chelsea, Marc Cucurella, meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah saat melawan Fulham pada pekan ke-21 Premier League di Stadion Craven Cottage, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Chelsea saat ini mencatat performa terburuk sejak 1912 dan hampir kehilangan peluang ke Liga Champions. Tekanan besar pun kini berada di pundak McFarlane sebagai pelatih interim.

Namun, ia menolak mengungkap analisis terkait penyebab keterpurukan tim dalam beberapa pekan terakhir. Baginya, peningkatan performa menjadi prioritas utama.

“Saya tidak akan membahas itu hari ini. Fokus kami adalah meningkatkan performa tim untuk menghadapi Leeds,” tegas McFarlane.

“Saya hanya memikirkan Leeds sebagai tim, kelemahan dan kekuatan mereka, serta bagaimana kami mempersiapkan diri,” imbuh McFarlane.


Hubungan dengan Rosenior dan Kondisi Tim

Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Liam Rosenior, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan West Ham United di Stamford Bridge, London, Minggu (1-2-2026) dini hari WIB. Chelsea memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. (Adrian DENNIS/AFP)

McFarlane mengaku tetap menjalin komunikasi dengan Rosenior setelah pemecatan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa hormat kepada mantan pelatih Chelsea itu.

Di sisi lain, ia memberikan kabar terkait kondisi pemain menjelang pertandingan penting. Beberapa pemain diharapkan bisa kembali, meski ada juga yang dipastikan absen.

“Saya tidak yakin bagaimana prosesnya dilakukan. Saya berbicara dengannya melalui telepon pada Rabu. Dia baik-baik saja. Itu percakapan yang baik,” kata McFarlane.

“Saya sangat menghormati Liam. Dia menyambut saya dan menjadikan saya bagian dari stafnya. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya dan saya sedih ini tidak berhasil,” tutup McFarlane.

Sumber: ESPN


Persaingan di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya