Respons Ancaman Narkoba Lintas Negara, Riau Bentuk Satgas Gabungan

Pemerintah Provinsi Riau membentuk Satgas Anti Narkoba lintas sektoral sebagai respons atas meningkatnya ancaman jaringan narkoba lintas negara.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 25 April 2026, 17:59 WIB
Pemerintah Provinsi Riau membentuk Satgas Anti Narkoba lintas sektoral. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Sumatera Pemerintah Provinsi Riau membentuk Satgas Anti Narkoba lintas sektoral. Langkah ini merespons ancaman jaringan narkoba lintas negara.

Kapolda Riau Herry Heryawan menyebut satgas ini sebagai langkah strategis memperkuat respons negara. Ancaman narkoba dinilai makin kompleks dan terorganisir.

Menurutnya, kejadian di Panipahan beberapa waktu lalu menjadi alarm penting bahwa persoalan narkoba tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi memicu gangguan kamtibmas dan menurunkan kepercayaan publik jika tidak ditangani secara komprehensif.

“Ini adalah jawaban konkret atas keresahan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkoba. Seluruh kekuatan yang ada hari ini kita konsolidasikan untuk bergerak cepat, terukur, dan terkoordinasi,” kata Herry, Sabtu (25/4/2026).

Dia menegaskan, Polda Riau menerapkan zero tolerance terhadap narkoba. Bandar, pengedar, hingga jaringan tidak diberi ruang kompromi. Di sisi lain, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan penguatan peran masyarakat.

Polda Riau, kata Herry, akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan BNNP dalam membangun kampung bersinar dan kampung tangguh anti narkoba di berbagai wilayah.

“Ke depan, kita tidak hanya bicara penindakan, tetapi juga membangun ketahanan dari bawah. Kampung bersinar dan kampung tangguh anti narkoba menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan masyarakat ikut terlibat aktif dalam pencegahan,” ujar dia.

 

Perang dengan Narkoba

Herry menegaskan, perang narkoba adalah upaya menjaga masa depan daerah. Stabilitas sosial dan generasi muda disebut dalam ancaman jika tak ditangani serius.

“Melawan narkoba adalah menjaga masa depan. Ini kerja bersama, negara hadir dan masyarakat harus bergerak bersama,” ujar dia.

Apel Satgas Anti Narkoba digelar di halaman Kantor Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Apel diikuti gabungan TNI tiga matra dan Polri dari Brimob hingga Reserse Narkoba. Selain itu, BNN provinsi hingga kabupaten, Bea Cukai, Lapas, hingga GRANAT ikut digerakkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya