Liputan6.com, Jakarta - Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, perwakilan Indonesia menyiapkan pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Lebanon.
Dia menuturan, proses administrasi berjalan, keluarga sudah menerima kabar duka. Meski demikian, menurutnya, proses pemakaman masih menunggu keputusan keluarga.
Advertisement
Donny menegaskan, TNI juga memastikan pengawalan hingga jenazah tiba di tanah air.
"Saat ini, proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan, dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Di tengah situasi keamanan Lebanon Selatan yang dinamis, Donny menyampaikan, TNI meningkatkan kewaspadaan. Seluruh prajurit diminta patuh SOP UNIFIL.
"Serta terus memonitor perkembangan situasi di daerah penugasan," ujar dia.
4 Prajurit TNI Gugur
Praka Rico dinyatakan gugur Jumat (24/4/2026) pukul 10.32 waktu setempat di RS St. George, Beirut. Ia sebelumnya kritis akibat luka berat dari insiden 29 Maret 2026.
Dengan meninggalnya Rico, total empat prajurit TNI gugur dalam dua insiden terpisah di wilayah misi UNIFIL Lebanon Selatan.
Mereka adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia.
"Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan, sehingga total prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian insiden sejak 29 Maret 2026 menjadi empat orang," ujar dia.
"TNI memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa," sambung dia.
Dia mengatakan, TNI menegaskan komitmen menjalankan misi perdamaian dunia secara profesional, dengan keselamatan prajurit sebagai prioritas dan kehormatan bangsa tetap dijaga.