Liputan6.com, Jakarta - Semangat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan terus digaungkan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Dalam rangka kunjungan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, rombongan meninjau langsung lahan pertanian produktif yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) PC GP Ansor Bawean, Kamis (23/4/2026).
Mengusung tema 'Ansor Bertani', kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92, sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis kader dan masyarakat lokal.
Advertisement
Lahan pertanian seluas satu hektar yang ditinjau tersebut dikelola secara produktif dengan berbagai komoditas hortikultura. Tercatat sebanyak 3.000 tanaman semangka, 1.500 melon, 1.500 kacang panjang, 1.000 mentimun, 1.000 tomat, serta 1.000 terong tumbuh subur dan tertata rapi.
Diversifikasi tanaman ini dinilai sebagai strategi adaptif untuk menjaga stabilitas hasil panen sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian.
Kunjungan PW GP Ansor Jawa Timur tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk apresiasi atas inovasi dan kerja keras kader Ansor Bawean dalam mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan. Dukungan pun disampaikan agar program serupa dapat direplikasi di berbagai daerah lain sebagai model pemberdayaan ekonomi kader.
Perkuat Kemandirian
Ketua PC GP Ansor Bawean, Nanang Qosim, menegaskan bahwa program 'Ansor Bertani' merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian organisasi.
“Program ini bukan sekadar kegiatan pertanian, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian kader dan masyarakat. Kami ingin Ansor hadir sebagai solusi, terutama dalam penguatan ekonomi berbasis potensi lokal,” ujar Nanang.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan kader dalam sektor produktif seperti pertanian menjadi penting di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Menurutnya, Ansor harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi umat.
Dengan adanya program ini, diharapkan kader GP Ansor dapat berperan sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Inisiatif 'Ansor Bertani'sekaligus menjadi representasi bahwa Ansor tidak hanya berorientasi pada penguatan ideologi dan kaderisasi, tetapi juga pada upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.