Liputan6.com, Jakarta - Rumor terbaru tentang iPhone 18 kembali bereda di internet. Kali ini, Apple kabarnya sedang menyiapkan strategi berbeda untuk model iPhone standar yang bakal debut di awal tahun depan.
Alih-alih menaikkan harga iPhone 18, perusahaan berbasis di Cupertino tersebut kabarnya bakal memangkas sejumlah spesifikasi ponsel barunya itu agar biaya produksi ponsel tetap terkendali.
Advertisement
Kabar ini datang dari leaker Fixed Focus Digital di Weibo. Ia menyebut, iPhone 18 akan mengalami sejumlah "penurunan" di sisi manufaktur, sehingga posisinya bisa lebih dekat dengan iPhone 18e yang menyasar segmen lebih terjangkau.
Mengutip unggahan Weibo via MacRumors, Jumat (24/4/2026), layar iPhone 18 standar akan menjadi salah satu bagian yang downgrade dibanding generasi sebelumnya.
Proses manufaktur panelnya juga disebut "muncul satu langkah", meski belum ada detail teknis resmi soal bagian mana yang dipangkas.
Rumor ini menarik, karena iPhone 17 sebelumnya membawa peningkatan besar di sektor layar. Model tersebut hadir dengan panel 6,3 inci, dukungan ProMotion, dan tingkat kecerahan luar ruang hingga 3.000 nits.
Selain itu, chip yang akan disematkan ke iPhone 18 juga kena pangkas. Fixed Focus Digital menyebut, Apple berpotensi di downgrade spesifikasi iPhone 18 agar harga ponsel tetap berada di level sama.
Beberapa pihak meyakini, ada kemungkinan perusahaan bakal mengurangi jumlah inti GPU yang dari lima core menjadi hanya empat core saja. Sebagai pembanding, iPhone 17 dan iPhone 17e sama-sama pakai chip A19.
Bedanya, iPhone 17 memiliki GPU lima core, sementara iPhone 17e hanya memakai versi empat core. Jika benar Apple menerapkan pola serupa di iPhone 18, jarak performa antara iPhone 18 dan iPhone 18e akan semakin tipis.
Diprediksi, langkah Apple ini diambil terkait dengan efisiensi biaya. Perusahaan dikabarkan ingin menjaga harga iPhone 18 tetap kompetitif tanpa menaikkan banderol perangkat.
Hingga saat ini, pembuat iPhone tersebut belum memberi pernyataan resmi. Artinya, informasi tentang downgrade iPhone 18 masih sebatas rumor dan ada kemungkinan berubah menjelang peluncuran resmi ponsel tersebut.
Kabarnya, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat yang disebut-sebut sebagai iPhone Ultra diperkirakan tetap hadir lebih dulu pada musim gugur 2026. Sementara iPhone 18 standar, iPhone 18e, dan iPhone Air 2 disebut baru menyusul pada musim semi 2027.
iPhone 18 Pro dengan Warna Deep Red
Belum reda euforia publik terhadap varian "Starry Orange" pada seri iPhone 17 Pro yang sukses menjadi tren global, Apple dilaporkan tengah menyiapkan kejutan visual baru untuk suksesornya.
Bocoran terkini mengungkapkan bahwa iPhone 18 Pro akan hadir dengan identitas warna baru yang lebih berani, berjuluk Deep Red.
Langkah ini mempertegas strategi Apple dalam beberapa tahun terakhir yang memosisikan pilihan warna bukan sekadar pelengkap estetika, melainkan fitur utama untuk mendongkrak nilai eksklusivitas perangkat flagship mereka.
Menurut pembocor ternama, Digital Chat Station, warna merah yang sedang diuji Apple kali ini memiliki nuansa lebih dalam dan halus dibandingkan varian merah sebelumnya.
Menariknya, fenomena "Starry Orange" yang sempat memicu gelombang produk serupa dari produsen Android, seperti Honor, tampaknya akan terulang.
Laporan internal menyebutkan bahwa sejumlah manufaktur Android mulai bereksperimen dengan palet warna Deep Red, bahkan sebelum iPhone 18 Pro resmi menginjakkan kaki di pasar.
Fenomena "siklus peniru" ini seolah mengonfirmasi posisi Apple sebagai penentu arah desain industri ponsel pintar global.
Inovasi Layar iPhone 18 Pro
Selain aspek estetika, iPhone 18 Pro membawa peningkatan signifikan pada rasio layar ke bodi. Apple dikabarkan berhasil memangkas lebar area pemotongan kamera depan (cutout) secara masif.
Sebagai perbandingan, lebar Cutout iPhone 17 Pro yaitu 20,76 mm, sedangkan lebar Cutout iPhone 18 Pro adalah 13,49 mm
Penyusutan sebesar 35 persen ini bertujuan memberikan pengalaman visual yang lebih imersif. Meski perubahan ini mungkin tidak terlalu mencolok dalam penggunaan sehari-hari, secara teknis merupakan pencapaian rekayasa perangkat keras yang memperkecil gangguan pada panel layar.
Chipset A20 Pro
Di sector dapur pacu, iPhone 18 Pro diprediksi akan menjadi panggung debut bagi chipset A20 Pro. Prosesor ini digadang-gadang menjadi salah satu otak elektronik pertama di dunia yang dibangun di atas proses fabrikasi 2nm milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).
Teknologi ini menjanjikan efisiensi daya yang lebih baik serta peningkatan performa komputasi yang melampaui standar industri saat ini.
Langkah ini krusial bagi Apple untuk tetap memimpin di tengah persaingan ketat inovasi kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan sumber daya pemrosesan besar.