Liputan6.com, Jakarta - Film Dilan ITB 1997 bakal tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 April 2026 dengan bintang Ariel Noah, Raline Shah, hingga Niken Anjani. Beragam strategi dilancarkan rumah produksi Falcon Pictures jelang penayangan Dilan ITB 1997. Salah satunya, touring motor dari Jakarta ke Bandung, 22 April 2026, yang akan diikuti berbagai komunitas. Setelahnya, ada konser Dilan ITB 1997: In Resonantia Progressio di Lapangan Sabuga, Bandung, pada 23 April 2026. Gongnya, tiket nonton film Dilan ITB 1997 dijual dengan harga hanya Rp1.997.
Kepada awak media di Jakarta, Rabu (22/4/2026), produser Falcon Pictures, Frederica menyebut, harga tiket spesial Rp1.997 berlaku untuk penayangan terbatas pada 29 April 2026 di bioskop-bioskop Bandung. Angka 1.997 simbol tahun yang lekat dengan kisah Dilan. Tahun 1997 adalah masa penuh kenangan, cinta, dan cerita yang tak pernah benar-benar pergi dari hati fans. Tiket spesial ini bisa didapat mulai 23 April 2026. Frederica mengatakan, harga tiket super-miring ini kejutan bagi warga Bandung yang menjadi saksi perjalanan cinta Dilan.
Advertisement
Ariel Noah sendiri sangat antusias dengan kebijakan harga tiket Rp1.997 untuk warga Bandung dan sekitarnya. “Harga tiket cuma Rp1997 di bioskop-bioskop Bandung. Sampai ketemu semuanya, jangan sampai kehabisan,” kata pelantun “Ada Apa Denganmu” dan “Sahabat.”
“Semoga yang menonton bisa merasakan hal yang sama seperti Dilan rasakan tentang jatuh cinta, kehilangan, dan bagaimana kita belajar melanjutkan hidup,” Ariel Noah menyambung.
Konvoi Motor Jakarta Bandung
Sementara itu, terkait konvoi motor dengan rute Jakarta Bandung yang digelar kemarin, Frederica menyatakan, kegiatan tersebut bentuk perayaan tokoh Dilan yang selama ini lekat di hati berjuta penonton.
Dilan anggota geng motor di Bandung, yang bergaya santai, berani, dan penuh kejutan. Rute Jakarta ke Bandung menjadi simbol perjalanan Dilan yang merefleksikan jiwa bebas, persahabatan, dan pencarian arah hidup.
Sesuatu Yang Spesial
Seluruh rangkaian touring ini disiarkan langsung lewat akun medsos resmi Falcon Pictures sehingga para penggemar yang tak bisa ikut langsung tetap dapat merasakan euforia perjalanan menuju Kota Kembang.
Terkait konser Dilan ITB 1997: In Resonantia Progressio di Lapangan Sabuga Bandung, Frederica menjelaskan, “Kami ingin memberi sesuatu yang spesial untuk penonton yang sudah mengikuti perjalanan Dilan dari awal.”
Ruang Untuk Berkumpul
“Konser ini ruang untuk berkumpul, bernostalgia, dan merasakan emosi yang sama tentang cinta, kenangan, serta tumbuh bersama,” ucap Frederica lalu mengakui Bandung selamanya punya tempat spesial dalam cerita Dilan.
Konser Dilan ITB 1997: In Resonantia Progressio diharapkan jadi momen tak terlupakan. “Konser ini akan jadi momen penuh tawa, lagu, dan sedikit rindu yang diam-diam muncul kembali,” Frederica mengakhiri.