Liputan6.com, Jakarta - Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menetapkan rapat paripurna penggantian Khoirudin dari Ketua DPRD DKI pada 30 April 2026. Pergantian dari Khoirudin ke Suhud Alynudin diharapkan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Rapat Badan Musyawarah telah menetapkan tanggal untuk kita mengadakan rapat paripurna penggantian, usulan penggantian yaitu adalah tanggal 30 April,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino usai rapat Bamus di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Kamis (23/4/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, kehadiran Pramono Anung dalam rapat paripurna tersebut menjadi penting. Wibi menyampaikan, Pramono dijadwalkan sudah kembali ke ibu kota dari lawatan luar negeri pada tanggal tersebut.
“Tanggal 30 Gubernur sudah kembali ke ibu kota dan akan hadir bersama-sama kami untuk membersamai pergantian ketua dari Fraksi Keadilan Sejahtera,” ujarnya.
Meski begitu, Wibi menegaskan rapat paripurna tersebut baru sebatas penetapan usulan pergantian, bukan pelantikan Ketua DPRD DKI Jakarta definitif. Selain itu, dia menekankan bahwa mekanisme penggantian Ketua DPRD DKI Jakarta berjalan sesuai prosedur.
Lebih lanjut, Wibi merinci bahwa Sekretariat Dewan (Sekwan) telah memproses surat yang disampaikan DPP PKS melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bagian dari tahapan administratif pergantian pimpinan dewan.
“Semua berjalan baik, tidak ada dinamika, tidak ada seperti bahasa-bahasa bahwasanya terjadi apa,” ucap dia.
Terkait proses selanjutnya, Wibi menyebut DPRD DKI Jakarta masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kemendagri setelah paripurna digelar.
“Disampaikan oleh Pejabat Sekretaris, setelah proses daripada paripurna ini akan menunggu SK dari Kemendagri, dan paling lambat 20 hari kerja,” kata Wibi.
Aktivitas Khoirudin Usai Dicopot
Khoirudin mengungkapkan aktivitasnya usai dicopot dari jabatan Ketua DPRD DKI Jakarta. Meski tak lagi menjabat sebagai pimpinan dewan, dia menegaskan tetap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD DKI Jakarta seperti biasa.
Khoirudin mengatakan, perubahan jabatan tidak memengaruhi aktivitasnya sebagai wakil rakyat. Dia mengaku tetap hadir dan menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran sebagaimana tugas anggota dewan pada umumnya.
"Tetap anggota dewan," kata Khoirudin kepada Liputan6.com, Rabu (22/4/2026).
Saat ditanya mengenai proses pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin memilih irit bicara. Dia enggan memberikan komentar terkait dinamika yang tengah berlangsung di internal partai maupun DPRD.
"No comment. Tolong tanyakan kepada ketua fraksi PKS DPRD DKI," ujarnya.
Khoirudin kemudian blak-blakan mengungkapkan tugas barunya dari PKS usai dicopot dari Ketua DPRD DKI. Dia mengaku mendapat amanah sebagai Koordinator Pembinaan Pejabat Publik PKS.
"Ya benar," kata Khoirudin.
Meski telah menerima tugas baru, Khoirudin mengaku belum mulai menjalankan peran tersebut. Dia menyebut saat ini masih dalam tahap awal sebelum menjalankan tanggung jawab barunya di struktur partai.
"Belum," ucapnya.