Laba BRI Danareksa Sekuritas Melonjak 200%

Pertumbuhan investor retail dorong kinerja BRI Danareksa Sekuritas. Pendapatan naik 23% dan laba operasional melonjak lebih dari 200% di 2025.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 22 April 2026, 19:35 WIB
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) & Peagadaian Dukung Akses Likuiditas Masyarakat Lewat Layanan Gadai Efek Online.

Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan pesat investor retail di pasar modal Indonesia mulai memberikan dampak positif bagi industri sekuritas. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatatkan kinerja yang mengesankan sepanjang 2025.

Perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 23% serta lonjakan laba operasional lebih dari 200%. Capaian ini mencerminkan ekspansi kuat pada segmen retail berbasis digital serta peningkatan efektivitas strategi bisnis.

Di tengah ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan 5,11% secara tahunan. Kondisi ini turut menopang pasar modal, yang tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 22% sepanjang tahun lalu.

IHSG bahkan mencatat rekor tertinggi (all-time high) sebanyak 24 kali, dengan kapitalisasi pasar menembus 16.000 triliun dan ditutup di level 8.646 pada akhir 2025.

Sejalan dengan itu, jumlah investor domestik juga meningkat signifikan. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan jumlah investor mencapai 20,32 juta Single Investor Identification (SID), tumbuh sekitar 37% secara tahunan.

Plt Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menyampaikan bahwa lonjakan investor retail menjadi pendorong utama kinerja perusahaan, terutama melalui kanal digital.

Secara struktur, bisnis brokerage masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 54%. Dari jumlah tersebut, segmen retail mendominasi hingga 52%, seiring pertumbuhan kanal online retail yang melonjak hingga 156% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kinerja sepanjang 2025 ini mencerminkan keberhasilan implementasi transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten beberapa tahun terakhir, segmen retail BRIDS menjadi kontributor utama, khususnya melalui platform digital yang terus berkembang dan didukung oleh optimalisasi teknologi digital,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

 

Layanan Berbasis Teknologi

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Di tengah pertumbuhan tersebut, persaingan di segmen retail semakin ketat. BRIDS merespons dengan memperkuat layanan berbasis teknologi serta mengembangkan produk untuk mendorong recurring income, termasuk melalui fasilitas marjin.

Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan sinergi dalam ekosistem BRI Group untuk memperluas distribusi serta meningkatkan literasi investasi masyarakat.

Ke depan, BRIDS melihat segmen retail masih akan menjadi motor utama pertumbuhan industri sekuritas, meski dinamika pasar global tetap perlu diwaspadai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya