Gelombang Musik Timur Kian Menggema, Sony Music Indonesia Rangkul Toton Caribo hingga Wizz Baker

Sony Music Indonesia menegaskan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 23 April 2026, 08:00 WIB
Musik Timur. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Gelombang musik dari Indonesia Timur terus menunjukkan taringnya di industri nasional. Karakter ritmis yang kuat, lirik jujur, serta energi autentik membuat musik timuran kini mulai menempati arus utama.

Fenomena musik timuran ini tumbuh secara organik dari komunitas lokal. Didukung distribusi digital dan kekuatan media sosial, karya-karya tersebut mampu menembus batas geografis dan menjangkau pendengar lintas generasi.

Sony Music Entertainment Indonesia melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperluas jangkauan sekaligus memperkaya warna musik Tanah Air. Label tersebut resmi merangkul sejumlah musisi dari Timur Indonesia seperti Toton Caribo, Wizz Baker, Oncho Flash, Ave, hingga Eno Smaper.

Sebelumnya sejumlah karya dari Ave, Eno Smaper, hingga Oncho Flash feat Wita Sofi telah resmi diluncurkan. Kini, kolaborasi baru pun disiapkan dengan Toton Caribo dan Wizz Baker sebagai bagian dari langkah strategis ke depan.

“Kita di Sony Music memang selalu memberikan wadah bagi potensi-potensi musik di luar musik pop pada umumnya. Karena itu, di Sony Music Indonesia hadir Megah Music, sub-label yang berfokus pada musik hyperlocal, mulai dari musik tradisional, kedaerahan, hingga religi, termasuk dangdut dan sejenisnya," ujar Wisnu Wicaksana, Head A&R Sony Music Indonesia untuk Floor Inc & Megah Music, di Jakarta, baru-baru ini.

 


Komitmen Jangka Panjang

Melalui langkah progresif ini, Sony Music Indonesia ingin membuka ruang lebih luas bagi talenta dari berbagai daerah. Kehadiran para musisi tersebut bukan hanya memperkaya industri, tetapi juga menghadirkan perspektif baru tentang perkembangan musik Indonesia yang tetap berakar pada identitas budaya.

"Kami juga pernah bekerja sama dengan Denny Caknan untuk proyek tertentu. Melihat potensi musik timuran yang sedang naik, tentu kami sangat terbuka dan senang untuk bisa berkolaborasi dengan para pelaku musik dari Timur," katanya.

Bagi Sony Music Indonesia, kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang. Dukungan diberikan secara menyeluruh, mulai dari pengembangan artistik, produksi, hingga distribusi global agar karya mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas.


Gelombang Musik Timur, Bukan Sekadar Tren

Langkah ini juga menandai perubahan arah industri musik nasional yang semakin inklusif. Potensi besar kini tersebar di berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur yang terus melahirkan talenta dengan karakter.

Gelombang musik timuran kini bukan sekadar tren. Ia telah menjadi kekuatan baru yang membentuk wajah industri musik Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak karya lokal untuk bersinar di panggung nasional hingga global.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya