Liputan6.com, Jalur Gaza: Sebanyak 27 pilot Angkatan Udara Israel menolak dilibatkan dalam penyerangan terhadap wilayah Palestina. Penolakan ini secara resmi telah disampaikan mereka melalui surat yang ditujukan kepada komandan AU Israel, baru-baru ini. Para pilot yang masih dirahasiakan identitasnya itu menolak tugas yang diperintahkan, termasuk operasi pelacakan dan pembunuhan di kawasan Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Dalam suratnya, para pilot pesawat tempur tersebut menilai perintah menyerang Palestina adalah ilegal dan tidak bermoral. Menanggapi aksi ini, kepala AU Israel memastikan akan menindak pilot yang menolak perintah penyerangan tersebut.
Di sisi lain, pasukan darat Israel sudah memasuki kawasan Jalur Gaza dan Hebron, Kamis dini hari waktu setempat. Di Gaza, pasukan darat Negeri Zionis memasuki pemukiman warga sipil Palestina. Tentara mengepung dan memasuki kediaman Jawad Shahin, salah satu pemimpin kelompok jihad Islam.
Dari dalam rumah, keluarga Shahin sempat melawan. Dalam baku tembak di dalam rumah tersebut, seorang kerabat Shahin tewas. Pada saat yang sama, tank-tank dan jip militer Israel juga memasuki Kota Hebron yang mengakibatkan terjadinya baku tembak di sebuah bangunan. Tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Sehari sebelumnya, pasukan Israel pun menembak seorang pemuda sipil Palestina hingga tewas. Penembakan itu terjadi dalam sebuah operasi di Kamp Pengungsi Rafah, Jalur Gaza [baca: Pemuda Sipil Palestina Ditembak Tentara Israel]. Selain itu, sebanyak 15 warga sipil Palestina lain dilaporkan terluka dalam insiden ini. Sebuah rumah warga juga dihancurkan pasukan Israel.(DEN/Indreswari)
Dalam suratnya, para pilot pesawat tempur tersebut menilai perintah menyerang Palestina adalah ilegal dan tidak bermoral. Menanggapi aksi ini, kepala AU Israel memastikan akan menindak pilot yang menolak perintah penyerangan tersebut.
Di sisi lain, pasukan darat Israel sudah memasuki kawasan Jalur Gaza dan Hebron, Kamis dini hari waktu setempat. Di Gaza, pasukan darat Negeri Zionis memasuki pemukiman warga sipil Palestina. Tentara mengepung dan memasuki kediaman Jawad Shahin, salah satu pemimpin kelompok jihad Islam.
Dari dalam rumah, keluarga Shahin sempat melawan. Dalam baku tembak di dalam rumah tersebut, seorang kerabat Shahin tewas. Pada saat yang sama, tank-tank dan jip militer Israel juga memasuki Kota Hebron yang mengakibatkan terjadinya baku tembak di sebuah bangunan. Tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Sehari sebelumnya, pasukan Israel pun menembak seorang pemuda sipil Palestina hingga tewas. Penembakan itu terjadi dalam sebuah operasi di Kamp Pengungsi Rafah, Jalur Gaza [baca: Pemuda Sipil Palestina Ditembak Tentara Israel]. Selain itu, sebanyak 15 warga sipil Palestina lain dilaporkan terluka dalam insiden ini. Sebuah rumah warga juga dihancurkan pasukan Israel.(DEN/Indreswari)