Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Peraih Gelar

Berikut profil timnas Spanyol jelang partisipasi di Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 21 April 2026, 19:00 WIB
Timnas Spanyol bermain imbang 2-2 kontra Turki pada laga terakhir Grup E kualifikasi Piala Dunia 2026 di Estadio La Cartuja de Sevilla, Rabu (19/11/2025) dini hari WIB. Meski gagal menang, Spanyol tetap berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia tahun depan dengan status pemuncak Grup E. (AFP/CRISTINA QUICLER)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Spanyol sejauh ini baru mengoleksi satu gelar juara Piala Dunia, yang diraih pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Meski demikian, La Furia Roja tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada akan menjadi partisipasi ke-17 bagi Spanyol. Konsistensi mereka dalam lolos ke turnamen ini menunjukkan statusnya sebagai tim elite Eropa.

Pada Piala Dunia 2022, performa Spanyol kurang memuaskan setelah hanya mencapai babak 16 besar. Namun, mereka datang ke edisi 2026 dengan modal besar: generasi baru yang sudah mencicipi sukses dengan menjuarai Euro 2024.

 


Perjalanan Spanyol Menuju Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol, Profil Tim Piala Dunia 2026. (Dok. Bola.com)

Spanyol melangkah ke Piala Dunia 2026 tanpa hambatan berarti. Mereka tampil dominan di fase kualifikasi dan berhasil finis tanpa kekalahan.

Dari enam pertandingan di Grup E, Spanyol mengoleksi 16 poin. Hanya Turki yang mampu memberi perlawanan berarti, dengan laga yang berakhir imbang 2-2. Selebihnya, tim asuhan Luis de la Fuente tampil solid dan konsisten.

 


Rapor Spanyol di Piala Dunia

Bersama timnas Spanyol, kariernya pun cukup mentereng. Ia adalah kapten yang membawa Tim Matador menjuarai Piala Dunia 2010, Euro 2008 dan 2012. (AFP/Javier Soriano)

Sebelum era kejayaan 2010, Spanyol kerap dianggap sebagai tim dengan banyak talenta tetapi minim prestasi di level tertinggi. Pencapaian terbaik mereka kala itu hanya sebatas perempat final, yang diraih pada 1986, 1994, dan 2002.

Semua berubah pada 2010, ketika mereka tampil luar biasa di bawah arahan Vicente del Bosque dan keluar sebagai juara dengan permainan yang atraktif.

Kini, dengan generasi baru yang dipimpin pemain muda berbakat, Spanyol kembali memiliki peluang besar untuk mengulang kesuksesan tersebut.

 


Pelatih Timnas Spanyol: Luis de la Fuente

Dikutip dari Diario AS, pria 63 tahun tersebut akan mendapat bayaran sekitar 2 juta euro per tahun dalam kontrak barunya bersama Timnas Spanyol. (AFP/Odd Andersen)

Penunjukan Luis de la Fuente sebagai pelatih kepala sempat diragukan. Rekam jejaknya tidak terlalu menonjol, terutama di level klub.

Namun, ia berhasil membungkam kritik dengan membawa Spanyol menjuarai Euro 2024. Di bawah arahannya, para pemain muda berkembang pesat dan menjadi tulang punggung tim.

Target berikutnya jelas: membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia 2026.

 


Bintang Timnas Spanyol: Lamine Yamal

Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 setelah melakukan comeback gemilang berkat kemenangan 2-1 atas Prancis pada laga semifinal di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Kemenangan Spanyol tak lepas dari penampilan apik Lamine Yamal, bocah 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-21 setelah sempat tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-8. Lamine Yamal pun berhasil mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Euro. Berikut ini daftar 6 besar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Euro. (AP Photo/Hassan Ammar)

Salah satu kekuatan utama Spanyol saat ini adalah Lamine Yamal. Meski masih sangat muda, ia sudah menunjukkan kualitas luar biasa.

Lanjut Baca:

Ia tampil gemilang saat membantu Spanyol menjuarai Euro 2024 di usia yang masih belia. Bermain sebagai winger kanan, Yamal dikenal dengan kelincahan, kreativitas, dan kedewasaan dalam bermain. Jika mampu menjaga konsistensi dan mengatasi tekanan, ia berpotensi menjadi salah satu pemain terbaik dunia—dan kunci sukses Spanyol di 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya