Michael Carrick Bakal Jadi Bos Permanen Man United Jika Penuhi 1 Syarat Ini

Michael Carrick disebut layak jadi manajer permanen MU. Paul Parker menilai tiket Liga Champions jadi kunci utama.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 21 April 2026, 15:13 WIB
Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick di Manchester United masih belum sepenuhnya jelas hingga saat ini. Padahal, pria berusia 44 tahun itu berhasil membawa Setan Merah bangkit dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak ditunjuk sebagai manajer interim pada pertengahan Januari, Carrick mampu menghadirkan perubahan signifikan. Performa tim meningkat dan hasil positif mulai berdatangan secara konsisten.

Delapan kemenangan dari 12 laga menjadi bukti konkret sentuhan Carrick di pinggir lapangan. MU bahkan kini mampu bersaing di papan atas klasemen Liga Premier.

Meski demikian, manajemen klub belum mengambil keputusan final terkait status jangka panjangnya. Nama-nama pelatih besar masih dikaitkan dengan kursi panas di Old Trafford.


Liga Champions Jadi Tiket Emas Carrick

Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Dukungan untuk Carrick datang dari mantan bek MU, Paul Parker. Ia menilai peluang Carrick untuk menjadi manajer permanen sangat terbuka, dengan satu syarat utama.

Menurut Parker, kunci terbesar ada pada bagaimana MU menutup musim ini. Ia menekankan pentingnya finis kuat sebagai penentu masa depan Carrick di klub.

Performa impresif yang ditunjukkan sejauh ini dinilai sudah melampaui ekspektasi awal. Bahkan, peluang lolos ke Liga Champions disebut sebagai bonus besar yang tak terduga.

“Saya rasa ini tentang bagaimana mereka menyelesaikan musim. Saya pikir ini adalah penyelesaian yang solid. Saya rasa ia telah memberi mereka sesuatu yang tidak mereka duga. Mereka berharap untuk Eropa, saya rasa mereka tidak mengharapkan sepak bola Liga Champions. Saya pikir kesempatan ini muncul karena Liga Inggris musim ini lemah," tuturnya pada Goal.

"Liga ini tidak terlalu kuat sama sekali - tidak ada konsistensi yang bagus sama sekali di banyak tim. Tapi saya rasa jika ia berhasil mencapai itu dan Anda melihatnya, ia bisa mencapainya dengan cukup mudah juga," seru Parker.


MU Tak Butuh Nama Besar di Kursi Pelatih

Selebrasi Michael Carrick usai membawa Manchester United meraih kemanangan dramatis atas Fulham 3-2 di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Di tengah spekulasi soal pelatih top dunia yang dikaitkan dengan MU, Parker justru punya pandangan berbeda. Ia menegaskan bahwa klub sebesar Manchester United tidak selalu membutuhkan sosok manajer dengan nama besar.

Menurutnya, sejarah sudah membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu datang dari pelatih berlabel bintang. Ia mencontohkan bagaimana sosok legendaris datang tanpa reputasi besar di awal.

Parker juga menilai dorongan publik terhadap pelatih terkenal justru bisa menjadi tekanan yang tidak perlu. Ia percaya Carrick sudah menunjukkan kapasitasnya tanpa perlu embel-embel nama besar.

“Anda mendengar semua orang di luar sana mencoba mendorong manajer-manajer terkenal untuk menduduki posisi itu. Saya rasa posisi itu tidak membutuhkan manajer terkenal. Sir Alex Ferguson tidak datang ke Manchester United sebagai manajer terkenal," serunya mencontohkan.

"Ia datang ke Manchester United sebagai seseorang yang memisahkan dua tim di Skotlandia. Ketika ia datang bersama kami, orang-orang berpikir itu akan menjadi keajaiban satu musim setelah apa yang telah ia lakukan dengan Aberdeen. Itu adalah pencapaian yang luar biasa - tidak ada yang pernah mendekatinya sejak saat itu.”

(Goal)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya