Emiten Produsen Keju Prochiz Catat Laba Bersih Rp 179,44 Miliar di 2025

Laba bersih produsen keju Prochiz (KEJU) melonjak 22,1% jadi Rp179,44 miliar. Kinerja positif ini didorong oleh potensi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 21 April 2026, 13:50 WIB
PROCHIZ VAGANZA, KEJU PENUH CINTA UNTUK INDONESIA

Liputan6.com, Jakarta - PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) berhasil mencatatkan laba bersih naik 22,1% menjadi Rp 179,44 miliar dari Rp 146,88 miliar dari periode yang sama 2024. Hal itu didukung dengan kenaikan penjualan bersih sebesar 19,1% menjadi Rp 1,50 miliar dari Rp 1,26 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, PT Mulia Boga Raya Tbk dengan kode saham KEJU adalah produsen keju olahan terkemuka di Indonesia. Produk mereka yang paling terkenal dan sangat populer di pasar adalah merek Prochiz.

Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk, Indrasena Patmawidjaja, mengatakan Perseroan masih mencatatkan kinerja bertumbuh di tengah gejolak perekonomian yang terjadi saat ini. Salah satunya, didorong oleh program unggulan Pemerintah yakni Makanan Bergizi Gratis atau MBG.

“Saat ini kami masih menjadi keju nomer 1 di Indonesia, untuk itu kami siap menjadi mitra bagi berbagai pihak untuk meningkatkan penetrasi keju pada Masyarakat Indonesia agar pertumbuhan kinerja tahun ini sentiasa terus berkelanjutan ke depannya,” kata Indrasena dalam Public Expose PT Mulia Boga Raya Tbk, di Jakarta Selasa (21/4/2026).

 

Rencana Strategis 2026

Sebanyak 672 saham turun, 30 naik, dan 95 lainnya tetap atau stagnan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Lebih lanjut, Indrasena menyampaikan terkait rencana strategis 2026 Perseroan masih akan melakukan beberapa hal, yaitu pertama, memperkuat posisinya di channel GT dan MT dengan produk-produk kategori snacking.

Kedua, mempertahankan posisi MBR sebagai keju nomer 1 Indonesia. Ketiga, memperkuat partnership di channel Food Service dengan konsep ONEGARUDAFOOD untuk menjadikan MBR sebagai mitra utama bisnis.

Indrasena menambahkan di pasar Internasional Perseroan akan mengebangkan pasar yang berfokus di Asia Tenggara dan menjelajahi wilayah baru di luar Kawasan Asia Tenggara.

 

Operasional Baru di Sumedang

Sisi lain, kata Indrasena, Perseroan juga akan memulai operasi di Pabrik baru Sumedang pada Juli 2026 di mana akan mendorong peningkatan kapasitas produksi Perseroan.

Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga melanjutkan standarisasi system, pelaporan, dan analisis sebagai bagian dari ONEGARUDAFOOD.

“Kami akan mengimplementasikan program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan untuk meningkatkan kualitas SDM. Sejalan dengan itu kami akan meningkatkan penetrasi keju Masyarakat Indonesia serta memperkuat Brand Equity untuk meningkatkan pangsa pasar Perseroan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya