Vaksin HPV Bakal Diberikan ke Laki-laki Tahun Ini, Apa Manfaatnya?

Menkes Budi Gunadi Sadikin umumkan vaksin HPV untuk laki-laki tahun ini guna cegah penularan dan tingkatkan cakupan imunisasi nasional.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 21 April 2026, 13:00 WIB
Vaksin HPV mulai diberikan pada laki-laki tahun ini. Menkes Budi Gunadi Sadikin sebut langkah ini penting cegah penularan dan perkuat imunisasi. (Foto: tangkapan layar YouTube TVR Parlemen)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa vaksin HPV (Human Papillomavirus) akan mulai diberikan kepada laki-laki pada tahun ini. Selama ini, vaksin HPV lebih dikenal diberikan kepada perempuan, tapi laki-laki juga berperan sebagai pembawa (carrier) virus yang dapat menularkannya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan imunisasi nasional sekaligus menekan penyebaran HPV secara lebih luas.

"Sekarang sudah kami luncurkan secara nasional untuk usia 10–11 tahun. Untuk usia 15–16 tahun juga sedang kami kejar. Selanjutnya, rencananya akan ditingkatkan ke kelompok usia 20–21 tahun yang belum sempat diimunisasi. Dan tahun ini juga akan mulai diberikan kepada laki-laki," ujar Menkes saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta pada Senin, 20 April 2026.

Menurutnya, pemberian vaksin HPV pada laki-laki penting karena mereka dapat menjadi carrier virus dan menularkannya kepada perempuan. Dengan vaksinasi yang diberikan pada kedua kelompok, baik pria maupun wanita, perlindungan menjadi lebih optimal.

Selain itu, vaksinasi pada laki-laki juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagi perempuan, karena upaya pencegahan dilakukan secara bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya