BMKG Ungkap Pemicu Gempa Dangkal M6,0 yang Guncang Timor Tengah Utara NTT

Gempa Magnitudo 6,0 dengan pemutakhiran M5,7 mengguncang wilayah Timor Tengah Utara, NTT, Selasa (21/4/2026), pukul 10.17.08 WIB.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 21 April 2026, 11:17 WIB
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa Magnitudo 6,0 dengan pemutakhiran M5,7 mengguncang wilayah Timor Tengah Utara, NTT, Selasa (21/4/2026), pukul 10.17.08 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa berada pda koordinat 9,22° LS ; 124,16° BT, dengan episenter gempa berada di laut pada jarak 54 Km arah barat laut Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 60 km.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas pada zona tumbukan Lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.

Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Atambua dengan skala intensitas III-IV MMI, di daerah Maumere dengan skala intensitas III MMI, daerah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kefamenanu, Malaka, Soe, Lembata, Larantuka, Alor, dan Ende dengan skala intensitas II-III MMI.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami," katanya.

Hingga pukul 10.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 (satu) aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo M3,2. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi terjadinya gempa susulan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya