Alvaro Arbeloa Sentil Wasit Liga Spanyol, Sebut Real Madrid Lebih Mudah Juara Liga Champions

Alvaro Arbeloa menilai Real Madrid lebih mudah juara Liga Champions dibanding Liga Spanyol. Ia menyoroti keputusan wasit yang merugikan timnya.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 21 April 2026, 09:19 WIB
Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Alvaro Arbeloa menyoroti performa Real Madrid di kompetisi domestik dengan menyebut LaLiga lebih sulit dibanding Liga Champions. Ia mengindikasikan faktor wasit menjadi salah satu penyebab utama.

Real Madrid saat ini tertinggal sembilan poin dari Barcelona di klasemen LaLiga. Situasi itu terjadi setelah hasil imbang kontroversial 1-1 melawan Girona yang diwarnai keputusan penalti yang diperdebatkan.

Dalam dua dekade terakhir, Madrid hanya meraih tujuh gelar LaLiga. Sementara itu, mereka mampu mengoleksi enam trofi Liga Champions dalam periode yang sama.

Musim ini juga berjalan tidak mudah bagi Los Blancos setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Munchen. Mereka bahkan terancam menutup musim tanpa gelar besar untuk kedua kalinya secara beruntun.


Arbeloa Soroti Performa Madrid di Liga Spanyol

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga lanjutan Liga Spanyol melawan Osasuna di El Sadar Stadium, Pamplona, Spanyol, Sabtu (21/02/2026) waktu setempat. (AP Photo/Miguel Oses)

Arbeloa menilai perbedaan performa Real Madrid di kompetisi domestik dan Eropa bukan tanpa alasan. Ia menyebut ada faktor yang membuat situasi tersebut cukup jelas terlihat.

Menurutnya, tim masih memiliki ruang untuk berkembang di Liga Spanyol dalam beberapa musim terakhir. Ia juga menilai Madrid tampil lebih baik saat menghadapi pertandingan besar dibandingkan melawan tim yang lebih lemah.

"Ada alasannya, dan itu mudah dilihat oleh banyak orang," ujar Arbeloa.

"Kami memang masih memiliki ruang untuk berkembang di La Liga dalam beberapa tahun terakhir, dan dalam beberapa bulan terakhir ini kami tampil lebih baik di pertandingan besar yang sulit dibandingkan melawan lawan yang lebih lemah.

"Namun kami juga mengalami situasi seperti dalam pertandingan melawan Girona, yang membuat Real Madrid lebih mudah memenangkan Liga Champions dibandingkan LaLiga," lanjut Arbeloa.


Kritik terhadap Standar Wasit dan Tekanan Musim

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa pada pertandingan kontra Bayern Munchen di ajang Liga Champions. (Thomas COEX / AFP)

Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir kerap mengkritik standar wasit di Spanyol. Kritik tersebut semakin menguat setelah munculnya kasus Negreira yang menjadi sorotan besar.

Di sisi lain, Madrid juga berada dalam situasi sulit setelah tersingkir dari Liga Champions. Mereka kini terancam menjalani musim kedua berturut-turut tanpa gelar besar.

"Sudah dua musim tanpa memenangkan apa pun, dan terakhir kali itu terjadi lebih dari 20 tahun lalu," kata Arbeloa.

Lanjut Baca:

"Real Madrid adalah klub di mana semuanya biasanya berjalan baik. Mentalitas klub ini selalu melihat ke masa depan. Di Real Madrid, kalah tidak bisa diterima. Kami harus memenangkan tujuh pertandingan tersisa," tegas Arbeloa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya