Bojan Hodak Akui BRI Super League 2025/2026 Lebih Sulit Ketimbang 3 Sebelumnya

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak merasa penentuan juara musim ini bisa saja terjadi pada hari terakhir BRI Super League 2025/2026.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 20 April 2026, 12:00 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak berbicara mengenai persaingan kompetisi BRI Super League 2025/2026 secara keseluruhan. Ia mengakui musim ini jauh lebih sulit ketimbang musim-musim sebelumnya.

Persib Bandung saat ini jadi favorit dalam persaingan perebutan gelar BRI Super League 2025/2026. Pangeran Biru ada di puncak klasemen dengan 64 poin dalam 27 laga.

Pasukan Bojan Hodak unggul sebiji angka dari Borneo FC Samarinda (63 poin) dan enam angka dari Persija Jakarta (58), tapi kedua tim sudah memainkan pertandingan pekan ke-28.

Meski dalam posisi meyakinkan, tapi Persib belum tentu aman. Sebab masih ada 6-7 pertandingan yang harus dimainkan. Artinya masih ada sekitar 18-21 angka yang diperebutkan sehingga Pangeran Biru bisa saja digusur Borneo FC ataupun Persija.

Nah catatan ini cukup menarik karena jika berkaca dari musim-musim sebelumnya, perolehan poin Persib saat ini sudah bisa mengunci gelar juara.

Pada musim lalu misalnya, Persib juara dengan 69 poin dan pesaingnya Dewa United FC hanya 61 angka. Kemudian pada musim 2024/2025, meski memakai championship, saat fase reguler Borneo FC mampu juara dengan 70 angka, unggul delapan angka dari Persib (62).

Jika ditarik lebih jauh lagi, musim 2022/2023 juga tak seketat musim ini. Pada musim itu PSM Makassar juara dengan 75 poin, sementara posisi kedua ditempati Persija dengan 66 angka, hanya berselisih dua poin dari perolehan Persib saat ini.

"Saya rasa ini adalah musim tersulit dari tiga musim terakhir," ujar Bojan Hodak mengakui betapa sulitnya persaingan BRI Super League 2025/2026, dalam jumpa pers virtual jelang lawan Dewa Unites Banten FC, Minggu (19/4).

"Tetapi ini lebih menarik bagi para penggemar karena hingga mungkin dua pertandingan lalu ada empat tim yang memperebutkan gelar," tambahnya.


Persib Diuntungkan, Tapi Situasi Bisa Berubah

Berkat hasil ini, Persib kini mengemas 38 poin atau satu angka unggul dari Borneo FC yang harus rela turun ke posisi dua. Sementara Persija turun ke peringkan ketiga dengan 35 poin. Tampak dalam foto, penyerang sayap kiri Persib, Beckham Putra (tengah) bersama pelatih Bojan Hodak saat pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026. (Bola.com/Abdul Aziz)

Hodak menyadari Persib cukup diuntungkan dalam situasi sekarang. Tapi dia tetap enggan jemawa karena menurutnya Borneo FC dan Persija masih punya kans untuk menyalip serta menjuarai musim ini.

"Sekarang kita punya tiga tim dan siapa pun bisa memenangkan gelar. Kita memiliki sedikit keuntungan, tetapi saya rasa semuanya masih bisa berubah hingga pertandingan terakhir," jelasnya.

"Pasti liga akan menarik bagi para penggemar dan ini juga bagus untuk publik, media, pemasaran, dan semua orang," sambung dia.

 


Tim Juara Bisa Ditentukan Sampai Hari Terakhir

Lebih jauh Bojan Hodak menyatakan bahwa persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 bisa saja ditentukan sampai hari terakhir. Sebab Borneo FC dan Persija pada pekan ini menang, sehingga bisa saja mengancam Pangeran Biru jika terpeleset lawan Dewa United.

"Ya, itu motivasi yang bagus, tetapi tidak ada yang akan diputuskan besok karena menang, kalah, atau seri tidak masalah, masih ada enam pertandingan lagi, dan Borneo serta Persija sangat dekat," kata dia.

"Jadi pada akhirnya saya katakan semuanya bisa ditentukan di hari terakhir liga, jadi kita hanya perlu fokus dan menjalani pertandingan demi pertandingan," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya