Akhir Teror Pencurian di Ponpes Langitan Tuban, Terungkap Modus Pelaku saat Beraksi

Pencurian ini beberapa kali terjadi dan membuat resah penghuni ponpes.

oleh Ahmad AdirinDiterbitkan 19 April 2026, 06:37 WIB
CCTV rekam aksi pelaku pencurian

Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian yang sempat meresahkan lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, akhirnya berhasil terungkap. Pelaku menyamar sebagai santri demi mengelabui penjaga pondok.

Pelaku berinisial AF (30), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, akhirnya ditangkap setelah aksinya terekam kamera pengawas (CCTV). Dia berulang kali melakukan pencurian di kawasan ponpes tersebut.

Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, menjelaskan pelaku mengenakan peci hitam dan sarung berwarna oranye, serta datang menggunakan sepeda motor agar tidak menimbulkan kecurigaan.

“Pelaku mengaku telah melakukan aksinya sebanyak lima kali dengan menggunakan peci hitam, sarung warna oranye, dan mengendarai sepeda motor,” ungkap IPTU Siswanto, Sabtu (18/4/2026).

Kemudian, pelaku masuk ke area pondok dan berbaur dengan para santri. Saat situasi dirasa aman, pelaku kemudian mengambil sejumlah barang milik pondok, seperti beras, tabung gas elpiji, hingga telepon genggam.

Aksi pencurian itu pertama kali terjadi pada Kamis malam (9/4/2026). Pihak pengurus pondok mulai curiga setelah terjadi kehilangan barang secara berulang.

"Kecurigaan itu akhirnya terjawab setelah rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melakukan pencurian di lingkungan pesantren," jelas IPTU Siswanto.

Berbekal rekaman dan ciri-ciri pelaku, Unit Satreskrim Polres Tuban langsung bergerak melakukan penyelidikan. Pelaku pun berhasil diidentifikasi dan diringkus saat berada di rumahnya tanpa perlawanan.

“Pelaku telah diamankan di Mapolres Tuban untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas IPTU Siswanto.

 

Alasan Ekonomi

Tampang pelaku pencurian di Ponpes Tuban

Dari tangan pelaku diamankan enam tabung gas elpiji, dua unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi, pakaian pelaku, serta rekaman CCTV. Akibat perbuatannya, pihak ponpes mengalami kerugian sekitar Rp 5.700.000.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena alasan ekonomi.

“Untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar pelaku singkat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya