Elegannya Pernikahan Yaya Urassaya dan Nadech Kugimiya yang Dijuluki Wedding of the Year

Yaya Urassaya dan Nadech Kugimiya mengenakan busana tradisional yang menggenapi pernikahan yang disebut "wedding of the year."

oleh Dea SifaDiterbitkan 21 April 2026, 16:00 WIB
Pernikahan Yaya Urassaya dan Nadech Kugimiya tampil memukau dengan nuansa tradisi Isan, menghadirkan momen sakral yang romantis dan penuh makna. (dok. tangkapan layar Instagram @urassayas/https://www.instagram.com/p/DXOztG6GU5C/?igsh=ZWhxYmlxdXplOHly/Dea Sifa)

Liputan6.com, Jakarta - Kebahagiaan turut menyelimuti para penggemar ketika pasangan selebritas Thailand, Urassaya Sperbund alias Yaya Urassaya dan Nadech Kugimiya, akhirnya resmi mengikat janji suci pernikahan. Setelah perjalanan cinta yang panjang, momen ini langsung disebut sebagai salah satu "wedding of the year."

Melansir GMA Entertainment, Sabtu, 18 April 2026, pernikahan keduanya berlangsung khidmat di Provinsi Khon Kaen, kampung halaman Nadech. Suasana terasa begitu sakral sekaligus hangat, terutama karena prosesi yang dijalankan mengangkat tradisi budaya Isan yang kental dan penuh makna.

Upacara pernikahan tersebut tidak sekadar seremoni, namun juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Setiap detail tradisi yang dihadirkan memberi sentuhan personal yang mendalam bagi kedua mempelai, seolah merangkum perjalanan cinta mereka dalam satu perayaan yang sarat makna.

Keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekat turut hadir menyaksikan hari istimewa ini. Kehangatan dan haru terasa dalam setiap prosesi, menciptakan suasana intim yang begitu menyentuh. Tidak sedikit yang menilai momen tersebut bak adegan drama romantis di kehidupana nyata—indah, emosional, dan penuh pesona.

Urassaya dan Nadech tampil serasi dalam balutan busana tradisional Thailand yang elegan. Pesona keduanya saling melengkapi, menghadirkan perayaan cinta yang bukan hanya indah dipandang, tapi juga terasa tulus dan berkesan. Momen ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pasangan selebritas paling ikonis dan dicintai di Thailand.

Dari Layar ke Kehidupan Nyata

Berawal dari lokasi syuting, kisah cinta Yaya dan Nadech tumbuh lebih dari satu dekade hingga berujung pernikahan yang dinantikan penggemar. (dok. tangkapan layar Instagram @urassayas/https://www.instagram.com/p/CtMAPyop62g/?img_index=3&igsh=ZWF0eXl0cjNvNXZq/Dea Sifa)

Kisah cinta mereka yang berawal sejak 2011 telah lama memikat hati para penggemar. Dari sekadar rekan kerja di layar kaca, hubungan itu perlahan berkembang menjadi kisah nyata yang hangat dan begitu dicintai publik.

Perjalanan panjang yang mereka lalui bersama mencapai titik penting saat keduanya resmi bertunangan pada 2023. Momen tersebut menjadi penegas komitmen, sekaligus langkah menuju babak baru yang akhirnya terwujud dalam pernikahan pada 2026—sebuah perayaan cinta yang terasa begitu utuh dan bermakna.

Dikenal berkat chemistry kuat di layar dan kedekatan di kehidupan nyata, persatuan Yaya dan Nadech seolah menyempurnakan cerita yang telah lama diikuti para penggemar. Tidak heran, sejak awal hubungan ini selalu mendapat dukungan luas, menjadikannya salah satu kisah cinta selebritas yang paling dinantikan.

Berbusana Tradisional

Pha sinh, rok tradisional Thailand berbahan sutra, tampil elegan dengan motif khas dan menjadi simbol budaya yang tetap lestari hingga kini. (dok. tangkapan layar Instagram @urassayas/https://www.instagram.com/p/DXOztG6GU5C/?igsh=ZWhxYmlxdXplOHly/Dea Sifa)

Dalam pernikahan tersebut, Yaya tampil anggun mengenakan pha sin dengan detail halus dan warna yang elegan, berpadu sempurna dengan atasan tradisional yang memperkuat kesan klasik. Sementara itu, Nadech melengkapi tampilan dengan busana tradisional pria yang senada, menciptakan harmoni visual yang begitu memikat.

Penggunaan pha sin dalam momen sakral ini bukan hanya pilihan estetika, namun juga bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Thailand. Busana tradisional tersebut menghadirkan nuansa autentik, sekaligus mempertegas akar budaya yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidup keduanya.

Tak heran, penampilan Yaya dan Nadech ini langsung menjadi sorotan dan inspirasi banyak orang. Lebih dari sekadar tren, pha sin kembali menegaskan posisinya sebagai ikon busana wanita Thailand yang tidak lekang waktu.

Isan yang Busana Tradisionalnya Dipakai Yaya dan Nadech

Isan di timur laut Thailand dikenal sebagai pusat dan sejarah, dengan tradisi kuat, kuliner khas, serta warisan peradaban kuno. (dok. tawatchai07/Freepik)

Wilayah timur laut Thailand, yang dikenal sebagai Isan, memiliki peran penting, sekaligus istimewa bagi masyarakat setempat. Melansir Thailand For Visitors, kawasan ini kerap dijuluki jantung negara karena menjadi tulang punggung produksi beras dan berbagai tanaman pangan, meski secara ekonomi relatif lebih sederhana dibanding wilayah lain.

Tidak hanya sebagai lumbung pangan, Isan juga dikenal dengan kekayaan kulinernya yang khas. Cita rasa yang lebih berani dan autentik menjadikan wilayah ini memiliki identitas budaya yang kuat.

Secara historis, Isan menyimpan jejak panjang peradaban. Wilayah ini dipercaya telah dihuni sejak lebih dari 5.000 tahun lalu, dengan banyak peninggalan dari pengaruh Kerajaan Khmer kuno, seperti reruntuhan kuil Hindu dan Buddha.

Belakangan, Isan juga menarik perhatian lewat penemuan fosil yang membuatnya dijuluki "Taman Jurassic," menawarkan pengalaman wisata yang autentik dan kaya budaya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya