Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masuk dalam daftar 10 kementerian dengan tingkat popularitas tertinggi berdasarkan survei terbaru yang dirilis oleh Cyrus Network. Dalam survei tersebut, Kemenpora menempati posisi kedelapan.
Survei dilakukan terhadap 1.260 responden yang diwawancarai secara langsung di 126 desa/kelurahan yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data berlangsung pada periode 1-5 April 2026.
Advertisement
Hasil ini mencerminkan meningkatnya perhatian publik terhadap sektor kepemudaan dan olahraga di Indonesia, sekaligus menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan program yang dijalankan Kemenpora.
Survei Ukur Persepsi Publik terhadap Kinerja Kementerian
Dalam riset tersebut, Cyrus Network mengukur popularitas kementerian melalui sejumlah indikator, mulai dari persepsi masyarakat terhadap kinerja lembaga, efektivitas komunikasi kepada publik, hingga dampak program yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh jajaran Kemenpora dalam menjalankan berbagai program pengembangan pemuda serta peningkatan prestasi olahraga nasional.
“Masuknya Kemenpora ke dalam 10 besar kementerian terpopuler hasil survei cyrus network menjadi indikator bahwa kerja keras kami kami semakin mendapat perhatian dari masyarakat. Namun yang lebih penting, meningkatnya popularitas ini sejalan dengan tumbuhnya kepercayaan dan apresiasi publik terhadap kerja-kerja kami,” ujar Menpora.
Popularitas Dinilai Sebagai Dampak Kerja Nyata
Lebih lanjut, Menpora menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjalankan berbagai kebijakan dan program strategis.
“Popularitas bukanlah tujuan utama kami, melainkan konsekuensi dari kerja nyata yang dilakukan secara konsisten. Ketika kepercayaan publik meningkat, itu berarti masyarakat merasakan manfaat dari program yang kami jalankan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan akuntabilitas,” tambahnya.
Kemenpora berkomitmen untuk terus memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan serta meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui program-program yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, dan menjadi tulang punggung dalam diplomasi olahraga.
Dalam daftar tersebut, posisi pertama ditempati oleh Kementerian Keuangan, disusul oleh Kementerian Agama di posisi kedua. Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia berada di peringkat ketiga, diikuti oleh Sekretariat Kabinet di posisi keempat.
Badan Gizi Nasional menempati urutan kelima, kemudian Kementerian Pertanian di posisi keenam, serta Kementerian Kesehatan ketujuh. Kemenpora berada di posisi kedelapan, diikuti oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di urutan kesembilan, dan Kementerian Sosial di posisi kesepuluh.