Cedera Hugo Ekitike Bikin Khawatir, Arne Slot: Tidak Terlihat Baik

Arne Slot merasa khawatir atas kondisi penyerang Hugo Ekitike yang mengalami cedera saat Liverpool jumpa PSG, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 15 April 2026, 14:52 WIB
Para pemain memberikan perawatan kepada striker Liverpool, Hugo Ekitike, yang tergeletak cedera saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 14 April 2026. (FRANCK FIFE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Arne Slot mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi penyerang Hugo Ekitike yang mengalami cedera saat Liverpool menjalani laga penting kontra PSG di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi pada babak pertama ketika Ekitike tiba-tiba terjatuh tanpa adanya kontak dengan pemain lawan. Striker asal Prancis itu tampak kesakitan sebelum akhirnya mendapatkan perawatan dari tim medis dan harus ditandu keluar lapangan.

Dalam wawancaranya bersama Amazon Prime Video, Slot mengaku belum bisa memberikan kabar positif terkait kondisi sang pemain.

“Tidak terlalu bagus. Kita semua bisa melihat dia tidak terlihat baik. Situasinya jelas tidak terlihat bagus. Di babak kedua dia sudah pulang dan saya tidak sempat melihatnya lagi,” ujar Slot.

Ia juga menyoroti badai cedera yang terus menghantui timnya sepanjang musim ini. “Kehilangan pemain adalah sesuatu yang sering kami alami musim ini. Ini sangat berat untuknya, apalagi tidak ada pemain yang ingin cedera di momen seperti sekarang,” tambahnya.


Musim Sulit, Ekitike Jadi Titik Terang

Liverpool berhasil memetik poin penuh setelah pesta gol ke gawang West Ham dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Sabtu (28/02/2026) waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)

Didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada bursa transfer musim panas, Ekitike langsung menunjukkan kontribusi signifikan. Pemain berusia 23 tahun itu telah mencetak 17 gol di semua kompetisi dan menjadi salah satu sedikit sorotan positif di tengah performa inkonsisten Liverpool musim ini.

Kekhawatiran juga datang dari rekan setimnya, Ibrahima Konate. Bek asal Prancis itu mengaku cemas dengan kondisi Ekitike, terlebih dengan semakin dekatnya ajang Piala Dunia 2026.

“Saya rasa ini buruk. Saya mendengar banyak hal, tapi sulit untuk berkomentar. Dengan Piala Dunia yang semakin dekat, ini sangat berat baginya. Saya hanya bisa mengirim doa,” ujar Konate.


Krisis Cedera dan Malam Buruk di Anfield

Bek Brasil Paris Saint-Germain #05, Marquinhos, berebut bola dengan striker Swedia Liverpool #09 Alexander Isak selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 16 April 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Masalah Liverpool tak berhenti di situ. Jeremie Frimpong juga harus ditarik keluar saat jeda babak, sementara penggantinya, Joe Gomez, tidak mampu menyelesaikan pertandingan setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Di lini depan, Alexander Isak tampil kurang maksimal sebelum akhirnya ditarik keluar saat turun minum.

Situasi ini semakin memperburuk malam Liverpool. Mereka gagal membalikkan keadaan di Anfield usai kekalahan di leg pertama di Paris. Dua gol dari Ousmane Dembele memastikan langkah The Reds terhenti di Liga Champions musim ini tanpa meraih trofi.


Fokus Amankan Tiket Liga Champions

Striker Mesir Liverpool #11, Mohamed Salah, berlari membawa bola selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 15 April 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Dengan tersingkir dari kompetisi Eropa, Liverpool kini harus mengalihkan fokus untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan. Saat ini, mereka berada di peringkat kelima klasemen dan akan menghadapi rival sekota, Everton, pada akhir pekan ini.

Sisa musim pun tidak akan mudah. Liverpool masih harus menghadapi sejumlah lawan tangguh seperti Crystal Palace, Manchester United, Chelsea, Aston Villa, hingga Brentford sebelum musim berakhir.

Cedera Ekitike pun menjadi ancaman serius bagi ambisi tersebut, terutama di tengah jadwal padat dan kondisi skuad yang belum sepenuhnya pulih.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya