Reaksi Frenkie de Jong Usai Barcelona Gugur: Kami Hanya Kurang Beruntung

Frenkie de Jong merasa Barcelona hanya kurang beruntung saat disingkirkan Atletico Madrid dari UCL. Ia tetap optimis dengan masa depan skuad muda Blaugrana.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 April 2026, 11:46 WIB
Antoine Griezmann dan Gerard Martin berebut bola dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Pemain tengah andalan Barcelona, Frenkie de Jong, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam setelah klubnya dipastikan gugur dari kompetisi Liga Champions. Ambisi Blaugrana terhenti di fase perempat final UCL lantaran tidak mampu melewati hadangan Atletico Madrid.

Saat bertandang ke Metropolitano pada leg kedua, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, Barcelona dipaksa menyerah dengan skor 1-2. Kekalahan ini membuat agregat akhir menjadi 3-2 untuk kemenangan tim asuhan Diego Simeone, mengingat pada pertemuan pertama Barca juga kalah 0-2.

De Jong menilai rekan-rekan setimnya sudah memberikan performa yang sangat impresif sepanjang laga. Akan tetapi, dominasi yang mereka tunjukkan di atas rumput hijau ternyata tidak membuahkan hasil akhir yang diinginkan.

Pemain berkebangsaan Belanda tersebut memberikan penekanan bahwa barisan pemain muda Barcelona telah berupaya keras hingga akhir. Menurut pandangannya, kegagalan ini lebih disebabkan oleh faktor momentum kecil yang tidak memihak pada klub asal Catalan tersebut.


Dominasi yang Berujung Kegagalan di Metropolitano

Namun, gol Ademola Lookman pada menit ke-31 berhasil mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus mengembalikan keunggulan agregat Atletico Madrid. Tampak dalam foto, penyerang Atletico Madrid asal Inggris, Ademola Lookman (kanan) merayakan golnya saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Barcelona sejatinya mengawali pertandingan dengan arah yang positif melalui gol yang dicetak secara cepat oleh Lamine Yamal. Torehan tersebut sempat menghidupkan harapan besar bagi tim tamu untuk menembus babak semifinal.

Namun, situasi berubah saat Atletico Madrid berhasil membalas lewat gol Ademola Lookman. Gol penyeimbang tersebut seketika mengubah dinamika permainan dan memberikan beban berat bagi sektor tengah Barcelona.

De Jong menyadari bahwa kompetisi elite seperti Liga Champions memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat. Hal-hal detail sering kali menjadi faktor krusial yang menentukan tim mana yang berhak melangkah lebih jauh.

Pemilik nomor punggung 21 tersebut merasa pola permainan timnya sudah berada di jalur yang tepat. Ia tetap menatap masa depan skuad di bawah arahan Hansi Flick dengan rasa optimis meski saat ini harus menerima kenyataan pahit.

"Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus dan memberikan segalanya di lapangan. Saya memiliki perasaan bahwa keberuntungan tidak berada di pihak kami malam ini," ujar Frenkie de Jong kepada Movistar+.


Optimisme di Tengah Luka Tersingkir dari Eropa

Pemain Barcelona Roony Bardghji bereaksi pada akhir laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona di Madrid, Spanyol, Selasa, 14 April 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Kegagalan ini terasa semakin getir karena Barcelona terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain. Hukuman kartu merah yang diterima Eric Garcia pada babak kedua menjadi momen titik balik yang mengacaukan rencana permainan tim.

Kendati demikian, De Jong berpesan agar tim tidak terpuruk terlalu lama dalam kesedihan. Ia melihat adanya potensi luar biasa dalam skuad Barcelona yang saat ini banyak diisi oleh talenta-talenta muda berbakat.

Gelandang tersebut meyakini bahwa proses yang tengah mereka bangun akan memberikan hasil positif di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa mentalitas juara tetap terjaga meski mereka harus kandas di babak perempat final.

Ia juga mengajak para suporter untuk terus menaruh kepercayaan pada proses perkembangan tim saat ini. De Jong sangat yakin bahwa berbagai trofi akan segera diraih jika tim mampu mempertahankan konsistensi permainan mereka.

"Tersingkir di perempat final memang tidak pernah bagus karena kami ingin memenangkannya. Namun, itu bukan berarti kami tidak bermain bagus atau tidak berada di jalur yang tepat," tegas De Jong.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya