Mengagumi Mentalitas PSG saat Singkirkan Liverpool di Liga Champions

PSG tampil solid dan penuh mentalitas saat menyingkirkan Liverpool 2-0, memastikan tiket semifinal Liga Champions.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 15 April 2026, 10:14 WIB
Kiper PSG Matvey Safonov dan Marquinhos bereaksi setelah melakukan penyelamatan pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG di Liverpool, Inggris, Selasa, 14 April 2026. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Paris Saint-Germain atau PSG menunjukkan mentalitas kuat saat menyingkirkan Liverpool dengan kemenangan 2-0 di leg kedua. Hasil ini memastikan PSG melaju ke semifinal Liga Champions dengan agregat meyakinkan 4-0.

PSG tampil disiplin sejak awal laga meski mendapat tekanan dari tuan rumah. Ketangguhan mental menjadi pembeda saat mereka mampu bertahan dan menghukum Liverpool di momen krusial.

Dua gol Ousmane Dembele di 20 menit akhir memastikan langkah PSG tetap terjaga. Kemenangan ini juga mematahkan harapan Liverpool untuk membalikkan keadaan di leg kedua.


Solid Bertahan di Bawah Tekanan

Mohamed Salah fokus menatap bola dalam laga panas di Anfield saat Liverpool menghadapi Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, 14 April 2026. (AFP/FRANK FIFE)

Liverpool langsung menekan sejak awal melalui peluang Alexander Isak yang menguji Matvei Safonov. PSG tetap tenang dan menjaga organisasi permainan meski menghadapi intensitas tinggi.

Peran kapten Marquinhos sangat penting dalam menjaga lini belakang tetap kokoh. Ia melakukan intervensi krusial untuk menggagalkan peluang Virgil van Dijk di babak pertama.

"Untuk seorang bek, momen seperti itu lebih baik daripada mencetak gol. Itu yang paling saya nikmati," kata Marquinhos, dikutip dari UEFA.com.

Ia menambahkan, "Saya melihat Van Dijk datang dan bereaksi dengan melemparkan diri ke arah bola. Detail seperti ini yang mengubah jalannya pertandingan."


Efisiensi PSG di Momen Penting

Ousmane Dembele merayakan gol pembuka untuk Paris Saint-Germain di Anfield saat laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Liverpool, 14 April 2026. (AFP/FRANK FIFE).

PSG tidak terburu-buru dalam membangun serangan dan menunggu celah terbuka. Pendekatan ini terbukti efektif saat Dembele memecah kebuntuan di babak kedua.

Gol pertama lahir dari aksi individu Dembele yang menciptakan ruang sebelum melepaskan tembakan akurat dari luar kotak penalti. Momen tersebut langsung meredam semangat kebangkitan Liverpool.

Liverpool sempat meningkatkan tempo lewat Cody Gakpo dan Rio Ngumoha. Namun, Safonov tampil sigap untuk menjaga gawang PSG tetap aman.


Mentalitas Jadi Pembeda

Pemain PSG Ousmane Dembele (kanan) merayakan gol pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG di Liverpool, Inggris, Selasa, 14 April 2026. (AP Photo/Jon Super)

Marquinhos menegaskan bahwa mentalitas tim menjadi faktor utama kemenangan PSG. Ia menyatakan timnya tetap fokus meski belum memastikan kelolosan setelah leg pertama.

"Liverpool menggunakan kekuatan mereka, tetapi kami tetap solid. Kami tahu kami belum lolos setelah leg pertama, jadi mentalitas kami adalah untuk menang," ujar Marquinhos.

PSG menutup pertandingan dengan gol kedua Dembele di masa injury time. Serangan rapi yang dibangun tim memastikan kemenangan sekaligus mengunci tiket semifinal.

Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya