Liverpool Harus Tampil Luar Biasa untuk Bisa Comeback Lawan PSG

Virgil van Dijk menyatakan Liverpool harus tampil luar biasa saat berhadapan dengan PSG di leg kedua perempat final Liga Champions.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 14 April 2026, 21:43 WIB
Ngumoha juga turut berperan dalam gol Mohamed Salah yang membuat Liverpool menang dengan skor 2-0. (AFP/Andy Buchanan)

Liputan6.com, Jakarta - Virgil van Dijk menyatakan Liverpool memerlukan penampilan luar biasa saat berhadapan dengan PSG. Hal tersebut menjadi syarat mutlak demi mempertahankan asa lolos semifinal Liga Champions.

Liverpool akan menjadi tuan rumah bagi PSG pada leg kedua perempat final, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Mereka berada di posisi sulit dengan defisit agregat 0-2 usai tumbang pada pertemuan pertama di Paris.

Penampilan Liverpool pada leg pertama dianggap jauh dari memuaskan. Tim besutan Arne Slot bahkan tampak kewalahan mengimbangi ritme permainan lawan.

Kini, partai di Anfield menjadi penentu kelangsungan perjalanan mereka di Eropa. Dukungan para pendukung disebut akan memegang peranan krusial.


Liverpool Wajib Tampil Mengesankan demi Kelolosan

Pemain PSG Khvicha Kvaratskhelia (kiri) mencetak gol pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Thibault Camus)

Van Dijk berpendapat Liverpool harus mendongkrak kualitas permainan secara drastis. Menurutnya, tim tidak akan memiliki harapan apabila tampil serupa seperti pada leg pertama.

Ia menegaskan transformasi besar dalam gaya bermain mutlak diperlukan. Itulah kunci untuk membalik situasi yang kini berpihak pada tim tamu.

"Kami membutuhkan sesuatu yang sangat spesial terjadi, jika tidak maka kami tidak punya peluang," ucap Van Dijk.

"Jika kami bermain seperti di Paris, maka kami tidak akan punya peluang sama sekali menurut saya," tandas Van Dijk.


Dukungan Tribune Disebut Jadi Kunci Utama

Striker Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah (C), merayakan gol kedua mereka bersama bek Liverpool asal Skotlandia #26, Andrew Robertson (L), dan gelandang Liverpool asal Hongaria #08, Dominik Szoboszlai (R), selama pertandingan putaran kelima Piala FA Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 7 Maret 2026. (Darren Staples/AFP)

Van Dijk turut menekankan betapa vitalnya sokongan para pendukung di Anfield. Ia berharap gairah stadion mampu menjadi energi tambahan bagi tim untuk bangkit.

Menurutnya, ikatan antara pemain dan suporter kerap menjadi variabel penentu dalam laga-laga besar. Hal itu sudah ia buktikan sendiri dalam sejumlah momen krusial.

"Para suporter mungkin akan menjadi faktor terpenting, bersama dengan performa kami," tutur Van Dijk.

"Saya sangat beruntung pernah merasakan malam-malam di mana hubungan antara suporter dan permainan benar-benar luar biasa," imbuh Van Dijk.


Liverpool Dituntut Berjuang Tanpa Henti Hingga Peluit Akhir

Pemain PSG Achraf Hakimi (kiri) dan pemain Liverpool Hugo Ekitike berebut bola pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Thibault Camus)

Van Dijk menegaskan seluruh skuat harus siap bertempur tanpa kenal lelah sepanjang laga berlangsung. Ia menyebut duel ini sebagai panggung pembuktian sejati kualitas Liverpool.

Di samping itu, ia juga mengingatkan agar tim tidak melupakan pencapaian yang sudah diraih hingga fase ini. Fokus penuh dan totalitas bermain menjadi tuntutan yang tak bisa ditawar.

"Ada kesempatan pada hari Selasa untuk membuat rencana permainan yang baik dan berjuang selama lebih dari 90 menit," ungkap Van Dijk.

"Kami harus ingat bahwa kami adalah Liverpool. Kami harus membuat malam ini menjadi sesuatu yang berkesan," pungkas Van Dijk.


Van Dijk Angkat Bicara Soal Aksi Protes Suporter

Pemain Liverpool Virgil van Dijk (kanan) dan kiper PSG Matvey Safonov berebut bola pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Aurelien Morissard)

Van Dijk juga memberikan respons terhadap gelombang protes suporter terkait lonjakan harga tiket. Ia berpandangan bahwa para penggemar berhak mengutarakan keberatan mereka.

Meski begitu, ia berharap persoalan itu dapat segera menemukan titik terang. Penyelesaian masalah ini dinilai penting demi kepentingan bersama di dalam klub.

"Saya pikir para suporter adalah jantung dan jiwa klub ini, dan jika mereka merasa seperti ini, untuk melakukan protes, itu adalah hak mereka," ujar Van Dijk.

"Menurut saya para suporter adalah klub ini dan selalu begitu. Penting masalah ini bisa diselesaikan karena tidak menguntungkan siapa pun," kata Van Dijk mengakhiri pernyataannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya