Lirik Lagu Penyangkalan dari For Revenge Trending Nomor 8, Patah Hati dan Pura-Pura Pulih Sendiri

Lirik lagu “Penyangkalan” dari For Revenge menggema lagi setelah video musik mereka saat manggung di Banten Creative Fest Ramadhan Sale 2026 viral.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 15 April 2026, 09:00 WIB
Lirik lagu “Penyangkalan” dari For Revenge menggema lagi setelah video musik mereka saat manggung di Banten Creative Fest Ramadhan Sale 2026 viral.

Liputan6.com, Jakarta - “Keong Racun” bukan satu-satunya lagu lawas yang menembus daftar trending musik di YouTube Indonesia pekan ini. Pasalnya, “Penyangkalan” dari band For Revenge menggema lagi setelah video musik mereka saat manggung di Banten Creative Fest Ramadhan Sale 2026 diunggah ke kanal YouTube. Dalam ajang itu, For Revenge melantun “Penyangkalan” bareng Tepe alias Teguh Prakowo. Kini, lirik lagu “Penyangkalan” viral lagi. Banyak pencinta musik di Tanah Air menilai, kolaborasi dengan Tepe memberi jiwa baru buat lagu “Penyangkalan.”

“Jujur drum tepe ngasih jiwa baru di lagu ini,” netizen dengan akun adji**** mengapresiasi di kolom komentar video musik “Penyangkalan.” “Tepe memberikan jiwa untuk lagu ini keren banget suka banget dengar lagu ini dengan jiwa baru,” sanjung Uraa****. “Gua sudah sering denger lagu penyangkalan, tapi baru kali ini gua ulang berkali-kali karena aransemen drumnya bener-benar hidup dan nyatu banget sama lagunya,” @anna**** berbagi pendapat.

Video musik “Penyangkalan” dari For Revenge dan Tepe kala menghangatkan panggung Banten Creative Fest Ramadan Sale 2026 diunggah pada 3 April 2026. Saat artikel ini ditulis, pada Senin (13/4/2026) malam, video “Penyangkalan” menyerap lebih dari 1,2 juta views dan mendukung peringkat kelima dalam daftar trending kategori musik di YouTube Indonesia.

Mencermati liriknya, “Penyangkalan” membahas hari-hari setelah putus cinta dan move on ternyata tak semudah membalik telapak tangan. Ada fase denial dan penerimaan diri yang harus dijalani.

 


Gambarkan Hati Babak Belur

(Foto: Doc For Revenge)

“Penyangkalan” menggambarkan babak belurnya hati setelah cinta yang dirajut kandas. Mencoba menikmati luka cinta namun pahitnya tak mudah untuk diterima hati maupun akal sehat.

Fase itu tergambar jelas dalam lirik, “Seperih luka yang abadi sebisanya kan kunikmati. Selamat datang di penyangkalan.” Mencoba waras di tengah hati yang berkeping memang butuh kesabaran.

 


Rekam Jejak “Penyangkalan”

Anggota For Revenge dalam acara "Sesi dengar Perayaan Patah Hati Babak 2, di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Liputan6.com/Dimas Septyawan)

“Penyangkalan” ditulis Moch Boniex Nurwega dan Arief Ismail. Versi asli lagu ini dirilis dua tahun silam. Video klipnya mengudara di kanal YouTube For Revenge sejak 16 Juli 2024 dan mendulang 13 jutaan views.

For Revenge dibentuk di Bandung, Jawa Barat pada 2006. Band rok alternatf ini kini diperkuat Moch Boniex Nurwega (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bas), dan Archims Pribadi (drum).

 


Sesunyi Rumah yang Kuhuni

Sesunyi rumah yang kuhuni

Sebising derau di ujung hari

Seperih luka yang abadi

Sebisanya kan kunikmati

 

Selamat datang di penyangkalan

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan meracuni

Kewarasan yang mati

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan menghantui

Kenyataan yang sepi

 

Bertukar peran menyakiti

Seakan ku tak bisa mati

Berpura-pura pulih sendiri

Nyatanya kutelah mati

Berkali-kali

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan meracuni

Kewarasan yang mati

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan menghantui

Kenyataan yang sepi

 

Selamat datang di penyangkalan

Selamat datang di penyangkalan

Selamat datang di penyangkalan

Bertukar peran saling menghantam

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan meracuni

Kewarasan yang mati

 

Dia masih di sini

Dan menari-nari

Perlahan menghantui

Kenyataan yang sepi

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya