Manchester United Dekati Julian Nagelsmann, Posisi Michael Carrick Terancam?

Manajemen Manchester United dilaporkan mulai mendekati Julian Nagelsmann menyusul kekalahan dari Leeds. Nasib Michael Carrick sebagai manajer kini di ujung tand

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 14 April 2026, 12:53 WIB
Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mulai bergerak aktif untuk mencari alternatif di luar nama Michael Carrick untuk mengisi posisi pelatih permanen klub. Kekalahan menyakitkan dari Leeds United di markas sendiri menjadi alasan kuat yang memicu keraguan di kalangan manajemen.

Pihak Setan Merah saat ini mulai mempertimbangkan sosok Julian Nagelsmann sebagai kandidat utama yang sangat serius. Manajemen klub kabarnya tengah menyusun rencana untuk melakukan pendekatan secara formal dalam waktu dekat.

Padahal, sebelumnya Carrick dijagokan sebagai favorit kuat untuk melanjutkan kepemimpinan yang ditinggalkan oleh Ruben Amorim. Namun, hasil buruk di Old Trafford malam tadi telah mengubah peta persaingan dalam perebutan kursi kepelatihan tim.

Man United merasa sangat perlu memiliki manajer dengan reputasi internasional yang lebih teruji. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan posisi mereka di zona Liga Champions tetap dalam kondisi aman.


Julian Nagelsmann Masuk Bidikan Utama

Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, memperlihatkan ekspresi gembira setelah tim asuhannya berhasil memastikan tiket Piala Dunia 2026 menjadi milik mereka usai kemenangan telak 6-0 atas Slowakia di Red Bull Arena, Leipzig, Selasa (18/11/2025) dini hari WIB. (Ronny HARTMANN / AFP)

Manajemen MU kini bersiap untuk menginisiasi pembicaraan formal dengan Julian Nagelsmann pada bulan ini. Mereka menilai pelatih tim nasional Jerman tersebut merupakan opsi yang jauh lebih menjanjikan dari segi kapasitas taktik.

Nagelsmann sendiri dilaporkan memiliki ketertarikan besar untuk merasakan atmosfer persaingan di Premier League. Ia dikabarkan siap untuk kembali melatih klub segera setelah masa tugasnya bersama tim nasional Jerman berakhir nanti.

Selain nama Nagelsmann, sosok Roberto Martinez sebenarnya sempat mencuat dalam diskusi internal manajemen Man United. Meski demikian, mantan pelatih Bayern Munchen tersebut tetap menempati urutan teratas dalam daftar belanja klub.

Langkah ini memperlihatkan bahwa United tidak ingin terburu-buru dalam menentukan arah masa depan jangka panjang. Mereka fokus mencari sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak terbukti sebagai pelatih dengan kecerdasan taktik yang tinggi.


Nasib Michael Carrick yang Mulai Terancam

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Kekalahan 1-2 atas Leeds United memberikan dampak negatif bagi reputasi Michael Carrick di mata para petinggi klub. Padahal, ia sempat memberikan dampak positif bagi performa tim sejak mulai menjabat pada Januari lalu.

Man Utd pun harus merelakan kesempatan emas untuk menjauh dari kejaran Chelsea di tabel klasemen liga saat ini. Tekanan terhadap tim kini semakin besar mengingat jumlah pertandingan yang tersisa di musim ini semakin berkurang.

Insiden kartu merah yang menimpa Lisandro Martinez semakin menambah beban bagi strategi yang diterapkan Carrick pada malam itu. Skema permainannya menjadi tidak berjalan maksimal karena MU terpaksa bermain dengan hanya sepuluh orang. Hal inilah yang kemudian memicu keraguan mendalam dari pihak klub mengenai kemampuannya dalam mengolah taktik.

Walaupun saat ini Man United masih bertahan di posisi lima besar, pihak manajemen tidak ingin mengambil risiko lebih jauh. Penampilan yang tidak konsisten seperti saat menghadapi Leeds dianggap sebagai peringatan serius terhadap pencapaian target klub.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya