Liputan6.com, Jakarta - Setelah sempat mengalami kenaikan pada Februari 2026, penjualan mobil pada Maret 2026 kembali terjun bebas. Bahkan, angka penurunan ini terjadi baik dari segi wholesales atau pabrik ke dealer maupun retail sales atau dari dealer ke konsumen.
Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan whole sales pada Maret 2026 hanya sebesar 61.271 unit, atau turun 24,58 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 81.250 unit.
Advertisement
Sedangkan untuk retail sales, penjualan pada Maret 2026 hanya sebesar 66.637 unit atau turun 14,8 persen dibanding Februari 2026, yang mencapai penjualan sebesar 78.239 unit.
Walaupun secara bulanan turun, namun secara total penjualan dari Januari hingga Maret 2026 mengalami kenaikan tipis, menjadi 209.021 unit atau naik 1,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 205.539 unit.
Hal serupa juga terjadi untuk retail sales, dengan penjualan mencapai 211.905 unit sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Pencapaian tersebut, tumbuh 0,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 210.766 unit.
Berbicara merek, Toyota masih jadi penguasa pasar otomotif Indonesia, baik dari segi wholesales atau retail sales. Jenama raksasa asal Jepang ini, berhasil menjual sebanyak 17.984 unit secara whole sales, dan 19.538 unit secara retail sales.
Daihatsu berada di posisi kedua, dengan penjualan sebanyak 8.916 unit secara whole sales dan 11.115 unit secara retail sales. Menyusul Mitsubishi Motors, di posisi ketiga dengan penjualan masing-masing 4.552 unit dan 5.311 unit.
Posisi keempat, ada Suzuki dengan penjualan sebanyak masing-masing 4.552 unit dan 4.490 unit. Sedangkan di posisi kelima, ditempati dua merek berbeda. Untuk whole sales ada Honda dengan penjualan 4.129 unit, dan untuk retail ada BYD dengan 4.153 unit.
Target Gaikindo
Sebelumnya, Gaikindo sendiri telah menetapkan target penjualan kendaraan roda empat pada 2026, sebesar 850 ribu unit. Angka tersebut, sudah menjadi kesepakatan internal, antara pelaku industri otomotif Tanah Air.
"Jadi, pada dasarnya kita kemarin sudah sepakat, pada tahun ini kita mematok target sebanyak 850 ribu unit," ujar Sekretaris Gaikindo, Kukuh Kumara, saat ditemui di sebuah diskusi yang digelar oleh Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), di Jakarta, belum lama ini.
Meski target sudah ditetapkan, Kukuh menyatakan bahwa angka tersebut bisa berubah tergantung dinamika pasar dan kebijakan baru yang mungkin muncul.
"Kalau misalnya ada perkembangan baru, ada kebijakan baru, ya mungkin kita akan lihat lagi," tambahnya.
Gaikindo sendiri, melihat sejumlah peluang, sekaligus tantangan yang bisa mempengaruhi target penjualan pada tahun ini.