Kalah 1-2 dari Bournemouth, Bagaimana Hitung-hitungan Peluang Arsenal Juara Premier League?

Arsenal kalah 1-2 dari Bournemouth. Selisih 9 poin terancam terpangkas, Manchester City berpeluang ambil alih puncak klasemen Premier League.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 April 2026, 01:05 WIB
Selebrasi Alex Scott usai mencetak gol kedua Bournemouth ke gawang Arsenal dalam laga Premier League di Emirates Stadium, London, 11 April 2026. (Gyln Klark/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mengalami pukulan serius dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Kekalahan 1-2 dari Bournemouth di Stadion Emirates, Sabtu (11/4), mengubah dinamika persaingan secara signifikan.

Hasil ini datang di momen yang seharusnya menjadi fase pengamanan gelar. Dengan enam laga tersisa, Arsenal sebelumnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.

Namun, realitas di lapangan berkata lain. Kekalahan tersebut membuka celah yang selama ini nyaris tertutup rapat.

Manchester City kini kembali mendapatkan napas dalam perburuan gelar. Tekanan yang semula ada di pundak mereka kini mulai beralih ke Arsenal.

Situasi ini menjadikan pekan-pekan akhir musim sebagai fase paling menentukan. Margin kesalahan semakin kecil, dan setiap laga kini bernilai krusial.


Skenario Klasemen Berubah, City Punya Jalan Nyata ke Puncak

Pertandingan Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Bournemouth berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu. (Dok. Arsenal)

Secara matematis, Arsenal masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin. Namun, posisi mereka tidak lagi sepenuhnya aman.

Jika Manchester City mampu mengalahkan Chelsea, selisih poin akan terpangkas menjadi enam. Ini akan menjadi tekanan baru bagi The Gunners.

Lebih krusial lagi, kedua tim akan saling berhadapan pada pekan berikutnya. Laga tersebut berpotensi menjadi penentu arah gelar.

City bahkan memiliki satu laga tunda melawan Burnley. Jika mereka memenangkan laga tersebut dan mampu mengejar selisih gol, peluang untuk merebut puncak klasemen terbuka lebar.


Rekam Jejak dan Tekanan Mental, Ujian Terbesar Arsenal

Ekspresi Manajer Arsenal Mikel Arteta di pertandingan melawan Bournemouth di pekan ke-32 Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (11/04/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Secara historis, keunggulan sembilan poin pada tahap ini belum pernah hilang di Premier League. Namun, Arsenal memiliki catatan yang membuat situasi ini terasa berbeda.

Pada musim 2022/2023, mereka sempat memimpin klasemen namun gagal menjadi juara. Pola kehilangan momentum kembali muncul di fase krusial.

Meski begitu, data Opta masih menunjukkan optimisme tinggi. Arsenal diberi peluang 93,62% untuk memenangkan gelar berdasarkan simulasi statistik.

"Saya rasa tidak ada tekanan. Kami telah mengatasi banyak tekanan sejak awal musim," kata manajer Arsenal, Mikel Arteta kepada BBC Match of the Day.

"Hari ini ada beberapa tindakan yang sangat jauh dari level yang telah kami tunjukkan dan itu mengejutkan kami," tegasnya.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya