Melania Trump Bantah Punya Kaitan dengan Epstein, Sorotan Kasus Kembali Menguat

Melania trump nyatakan tidak memiliki keterlibatan dengan Epstein.

oleh Erin Rahayu PutriDiterbitkan 10 April 2026, 21:30 WIB
Alasan di balik pemilihan busana abu-abu Melania Trump (MANDEL NGAN / AFP)

Liputan6.com, Washington, D.C.- Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump secara tegas membantah memiliki hubungan apa pun dengan Jeffrey Epstein, sekaligus menepis spekulasi bahwa dirinya pernah menjadi korban dalam kasus tersebut.

Dalam pernyataannya pada 10 April, Melania menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki keterkaitan dengan Epstein di luar pertemuan sosial biasa. Ia juga membantah rumor yang beredar di dunia maya bahwa Epstein adalah pihak yang memperkenalkannya kepada suaminya, Presiden Donald Trump.

Menurut Melania, ia pertama kali bertemu Trump di sebuah pesta di New York pada 1998, jauh sebelum mengenal Epstein. Ia mengaku baru bertemu Epstein dua tahun kemudian dalam sebuah acara yang juga dihadiri Trump.

“Saya bukan korban Epstein,” tegas Melania, menyebut spekulasi yang beredar sebagai fitnah, dikutip dari CNA, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendesak Kongres AS untuk menggelar sidang terbuka agar para korban Epstein dapat memberikan kesaksian di bawah sumpah. Seruan ini dinilai berpotensi kembali menarik perhatian publik terhadap kasus yang sebelumnya mulai meredup.

Pernyataan Melania disampaikan dalam pidato di Gedung Putih dan langsung memicu kembali perdebatan seputar penanganan kasus Epstein, yang selama ini membayangi dinamika politik di Washington.

Sorotan terhadap kasus ini juga meningkat setelah Presiden Trump memecat Jaksa Agung Pam Bondi, menyusul kritik dari sejumlah pendukungnya terkait lambannya proses pengungkapan dokumen pemerintah yang berkaitan dengan Epstein.

Nama Trump sendiri sebelumnya sempat muncul dalam berbagai dokumen terkait Epstein, meskipun ia menyatakan telah memutus hubungan dengan pengusaha tersebut sejak awal 2000-an.

Hingga kini, belum jelas alasan Melania memilih kembali mengangkat isu tersebut di tengah perhatian publik yang sebagian besar tersita oleh dinamika geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah. Namun, langkah ini diperkirakan akan memperpanjang sorotan terhadap kasus Epstein yang masih menyisakan banyak pertanyaan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya