Emiten SIDO Tebar Dividen Final Rp 15, Cek Jadwal Pembagiannya

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk membagikan dividen 2025 sebesar Rp 1,08 triliun.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 10 April 2026, 07:47 WIB
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen final 2025 sebesar Rp 441,52 miliar.(Foto: Arthur Gideon/Liputan6.com).

Liputan6.com, Jakarta - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen final 2025 sebesar Rp 441,52 miliar.  Dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham Rp 15 per saham.

Perseroan membagikan dividen tersebut sesuai keputusan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 April 2026. Seiring pembagian dividen final itu, total dividen tahun buku 2025 perseroan mencapai Rp 1,08 triliun atau setara Rp 37 per saham. Dividen itu sebesar 88,6% dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025. Perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 22 per saham atau Rp 647,57 miliar pada 20 November 2025.

Adapun perseroan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain:

Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,22 triliun

Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 945,25 miliar

Total ekuitas sebesar Rp 3,1 triliun

Jadwal Pembagian Dividen

Berikut jadwal pembagian dividen tahun buku 2025 perseroan:

  • Tanggal efektif pada 9 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 17 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 20 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 21 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 22 April 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 21 April 2026 waktu 16.00
  • Tanggal pembayaran dividen tunai pada 7 Mei 2026

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 9 April 2026 berdasarkan data google finance, harga saham SIDO melemah 0,96% ke posisi RP 515 per saham. Saham SIDO berada di level tertinggi Rp 520 dan terendah Rp 510 per saham. Kapitalisasi pasar saham perseroan Rp 15,45 triliun.

Kinerja 2025

Ilustrasi Laporan Keuangan atau Laba Rugi. Foto: Freepik/ pch.vector

Sebelumnya, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perseroan meraih pertumbuhan penjualan dan laba.

Mengutip laporan keuangan dalam keterbukaan informasi BEI,perseroan mencatat penjualan Rp 4,07 triliun pada 2025, naik 4,09% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,91 triliun.

Beban pokok penjualan bertambah 5,96% menjadi Rp 1,71 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,61 triliun. Seiring hal itu, laba bruto naik 2,78% menjadi Rp 2,36 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 2,30 triliun.

Perseroan mencatat laba usaha naik 4,93% menjadi Rp 1,54 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,47 triliun. Seiring hal itu, perseroan meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 4,96% menjadi Rp 1,22 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,17 triliun. Perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 41,36 pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 39,03.

Ekuitas perseroan turun menjadi Rp 3,12 triliun pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,48 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 561,44 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 451,78 miliar. Aset perseroan turun menjadi Rp 3,68 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 3,93 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 462,59 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 855,5 miliar.

 

Investasi, Direktur Sido Muncul Beli 500.000 Saham SIDO

Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat membeli saham SIDO pada akhir Maret 2026. Aksi beli saham SIDO ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat, (3/4/2026), Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO dengan harga Rp 515 per saham pada 31 Maret 2026. Nilai pembelian saham SIDO itu sekitar Rp 257,50 juta.

“Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham, Irwan memiliki 3.779.400 saham SIDO atau setara 0,013%. Sebelumnya, ia mengenggam asham SIDO 3.279.400 saham SIDO atau setara 0,011%.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 2 April 2026, harga saham SIDO naik 0,97% menjadi Rp 520 per saham. Saham SIDO dibuka stagnan di posisi Rp 515 per saham. Harga saham SIDO berada di level tertinggi Rp 525 dan level terendah Rp 510 per saham. Harga saham SIDO ditransaksikan 2.742 kali dengan volume perdagangan saham 133.626 saham. Nilai transaksi Rp 7 miliar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya