Liputan6.com, Jakarta - Jakarta LavAni Livin Transmedia juara putaran pertama final four Proliga 2026 usai menang atas Jakarta Bhayangkara Presisi. Boy Arnez dan kawan-kawan menang 3-1 (26-24, 25-21, 19-25, 25-20) di GOR Sritex Arena Solo, Kamis (9/4) malam.
Hasil itu membawa LavAni naik ke peringkat pertama klasemen sementara final four berkat tiga kemenangan dengan 9 poin. Sementara Bhayangkara Presisi merosot ke peringkat kedua dengan dua kemenangan dan 6 poin.
Advertisement
Selain itu, kemenangan ini menjadikan tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini juga tinggal selangkah lagi ke grand final. Tampil sebagai juara putaran pertama, LavAni mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp 60 juta.
Asisten pelatih LavAni Erwin Rusni mengaku bersyukur diberi kemenangan. "Sebenarnya pertandingan tadi Fifty-Fifty, seperti set pertama kita kecolongan," katanya.
Erwin juga mengomentari penampilan pemain asing baru LavAni George Grozer. "Ia belum adaptasi sepenuhnya, Grozer masih tampil 60 persen," ucap mantan setter timnas voli Indonesia.
Pemain LavAni Dafa mengakui perjuangan para pemain sudah luar biasa. "Tapi, tetap akan ada evaluasi kedepannya," tukas Dafa.
Pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran mengucapkan selamat kepada LavAni. "Kami hari ini bermain cukup bagus sebenarnya, tapi tidak beruntung," tukasnya.
Pemain Bhayangkara Presisi, Rendy Tamamilang mengakui LavAni bermain lebih bagus. "Saya akui LavAni bermain bagus," tutur Rendy.
Jalannya Pertandingan
Jakarta Bhayangkara Presisi langsung tancap gas sejak set pertama. Skuad inti yang dipimpin Nizar Zulfikar dan juru gedor Bardia Saadat sempat memegang kendali permainan hingga unggul 10-7. Namun, LavAni perlahan bangkit melalui aksi ciamik Boy Arnes dan Hendra Kurniawan sehingga skor menjadi 14-15.
Memasuki poin kritis, tensi pertandingan meningkat. Bhayangkara Presisi sempat memimpin 23-22. Namun, LavAni memaksakan deuce. Ketenangan Dio Zulfikri dalam mengatur serangan akhirnya membawa LavAni mencuri set pembuka dengan kemenangan skor tipis 26-24.
Pertarungan sengit berlanjut di set kedua. Kedua tim berbagi angka sama kuat dari 2-2 hingga 9-9. LavAni baru mulai menemukan celah di pertengahan set dengan memimpin 17-15. Meski Rendy Tamamilang dan kolegaterus berusaha memperkecil margin, LavAni tetap menjaga konsistensi hingga angka 20-18.