Rekor Buruk Arne Slot Warnai Kekalahan Liverpool Dari PSG di Paris

Liverpool kalah 0-2 dari PSG, Arne Slot mencatat rekor xG terburuk sepanjang kariernya. Apa kata sang pelatih usai laga?

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 09 April 2026, 22:46 WIB
Manajer Liverpool Arne Slot dan para pemain The Reds berjalan lesu usai kalah dari PSG di ajang Liga Champions. (FRANCK FIFE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan pahit harus ditelan Liverpool saat bertandang ke markas PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bermain di Parc des Princes, Kamis (09/04/2026) dini hari WIB, pasukan Arne Slot tumbang dengan skor meyakinkan 0-2.

Gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di masing-masing babak memastikan kemenangan tuan rumah. PSG tampil dominan sejak awal hingga akhir laga tanpa memberi banyak ruang bagi Liverpool berkembang.

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Liverpool yang kini menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Performa anak asuh Arne Slot terlihat jauh dari meyakinkan, terutama dalam membangun serangan.

Kondisi ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi Liverpool yang berstatus juara Premier League. Mereka kini berada dalam posisi sulit jelang leg kedua yang akan digelar di Anfield pekan depan.


Rekor Buruk Slot yang Tak Terelakkan

Pelatih Liverpool, Arne Slot, bersama Virgil van Dijk memberikan aplaus setelah laga melawan PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Paris hari Kamis (09/04/2026) dini hari WIB. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Kekalahan di Paris bukan sekadar hasil negatif biasa bagi Arne Slot. Dari catatan Sportsmole, pelatih asal Belanda itu justru mencatatkan rekor personal terburuk sepanjang kariernya bersama Liverpool.

Dalam pertandingan tersebut, Liverpool hanya mampu mencatatkan Expected Goals (xG) sebesar 0,17. Angka ini menjadi yang terendah sepanjang era kepelatihan Slot, sekaligus menunjukkan betapa tumpulnya lini serang The Reds.

Catatan ini bahkan lebih buruk dibandingkan pertemuan sebelumnya melawan PSG musim lalu. Saat itu, Liverpool hanya mencatatkan xG 0,27, namun masih mampu mencuri kemenangan tipis 1-0.

Keputusan taktik Slot juga menjadi sorotan dalam laga ini. Ia memilih skema 3-5-2 yang tidak biasa, bahkan mencadangkan Mohamed Salah demi memperkuat lini belakang dengan tambahan bek seperti Jeremie Frimpong.


Alasan Slot di Balik Keputusan Kontroversialnya di Paris

Arne Slot berkaca pada keberhasilan The Reds membalikkan keadaan atas Galatasaray saat bermain di Anfield. Pada babak 16 besar, Liverpool sempat tertinggal 0-1 pada leg pertama dari raksasa Turki tersebut. Tetapi di leg kedua yang berlangsung di kandangnya, klub asal Merseyside itu sukses menang dengan skor 4-0. (AP Photo/Thibault Camus)

Selepas pertandingan, Arne Slot akhirnya angkat bicara mengenai pendekatan taktik yang ia pilih. Ia mengakui bahwa timnya lebih fokus bertahan ketimbang mengejar gol di fase akhir pertandingan.

Slot juga menjelaskan alasan di balik tidak dimainkannya Mohamed Salah dalam situasi tertinggal. Menurutnya, kondisi pertandingan tidak memungkinkan untuk memaksimalkan kualitas sang bintang Mesir tersebut.

"Saya rasa di bagian akhir pertandingan, ini lebih tentang bertahan bagi kami daripada peluang untuk mencetak gol. Ya, kita tidak pernah tahu, karena musim lalu kami mencetak gol lima menit sebelum pertandingan berakhir, Harvey Elliott [mencetak gol] ketika saya menarik Mo keluar.”

"Tapi saya pikir ini adalah 20, 25 menit di mana kami hanya bertahan dan Mo memiliki kualitas yang sangat tinggi, tetapi bagi Mo untuk bertahan selama 20, 25 menit di dalam kotak penaltinya sendiri, saya pikir lebih baik baginya untuk menghemat energinya untuk banyak pertandingan yang akan datang dalam beberapa minggu mendatang."

Liverpool kini dihadapkan pada misi berat untuk membalikkan keadaan di leg kedua meski bermain di kandang sendiri di Anfield. Mereka harus tampil jauh lebih tajam jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal Liga Champions musim ini.

(Sportsmole)


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya