Liputan6.com, Jakarta - Musim reguler NBA 2025/2026 semakin mendekati puncaknya, dan persaingan menuju babak playoff kian memanas di kedua wilayah. Hingga 4 April 2026, sembilan tim telah mengamankan posisi mereka, dengan Oklahoma City Thunder dan Detroit Pistons muncul sebagai kekuatan dominan yang menguasai peta persaingan.
Oklahoma City Thunder, sang juara bertahan, kembali menunjukkan performa konsisten dan kokoh di Wilayah Barat, menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat peraih gelar. Di sisi lain, Detroit Pistons secara mengejutkan tampil perkasa di Wilayah Timur, menandai kebangkitan luar biasa dari tim yang sempat terpuruk dalam beberapa musim terakhir.
Advertisement
Dominasi kedua tim ini menempatkan mereka sebagai unggulan utama di konferensi masing-masing, namun posisi unggulan (seeding) masih sangat dinamis. Thunder bahkan memegang rekor menang-kalah terbaik secara keseluruhan di NBA 2025/2026. Mereka akan mendapat keuntungan main di kandang lebih banyak.
Thunder Kokoh di Puncak Wilayah Barat
Thunder meraih 64 kemenangan dan cuma kalah 16 kali di musim reguler NBA 2025/2026. Mereka akan finis sebagai unggulan pertama di Wilayah Barat dan NBA secara keseluruhan musim ini.
Kepastian ini didapat usai Thunder menang atas Los Angeles Clippers 128-110 pada Kamis (9/4/2026) siang WIB.
Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Thunder bisa menang setidaknya 60 laga di musim reguler NBA dua kali beruntun. Musim lalu Thunder juga dominan dengan catatan 68-14 dimana ketika itu mereka mengakhirnya dengan menjadi juara NBA.
Kebangkitan Mengejutkan Detroit Pistons di Wilayah Timur
Di Wilayah Timur, Detroit Pistons mencatatkan rekor impresif 58-22, menempatkan mereka di puncak klasemen. Pencapaian ini menjadi kejutan besar bagi banyak pihak, mengingat sejarah tim yang sempat terpuruk di dasar klasemen selama lima tahun terakhir.
Pistons tercatat menghuni posisi buncit atau ke-15 klasemen Wilayah Timur pada musim 2020/21, posisi ke-14 pada 2021/22, serta kembali terjerembap di peringkat akhir klasemen pada musim 2022/23 dan 2023/24. Titik balik mulai terlihat pada musim 2024/25 saat Pistons merangkak ke posisi keenam, sebelum akhirnya meledak di peringkat pertama Wilayah Timur musim ini.
Pistons juga mendapat kabar baik jelang berakhirnya musim reguler NBA. Point guard andalan Cade Cunningham sudah bisa kembali bermain. Cunningham sempat absen lama karena bermasalah dengan paru-parunya.