Insiden Panas Real Madrid vs Bayern: Mbappe Jadi Korban, Arbeloa Tak Terima

Real Madrid kalah dari Bayern, tapi insiden tekel keras ke Mbappe bikin Arbeloa geram. Tah dinilai pantas kartu merah.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 09 April 2026, 04:47 WIB
Real Madrid sempat memperkecil skor lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-74. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Laga panas tersaji saat Real Madrid menjamu Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Duel ini berakhir pahit bagi tuan rumah setelah tumbang dengan skor 1-2 di Santiago Bernabeu.

Gol dari Luis Diaz dan Harry Kane memberi keunggulan penting bagi tim tamu. Sementara itu, Kylian Mbappe hanya mampu memperkecil ketertinggalan Madrid di laga tersebut.

Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang jadi sorotan utama. Insiden keras yang menimpa Mbappe justru memicu kontroversi besar di penghujung laga.

Manajer Madrid, Alvaro Arbeloa, langsung menunjukkan kemarahannya usai pertandingan. Ia menilai ada keputusan wasit yang sangat merugikan timnya dalam laga krusial ini.


Momen Kontroversial yang Picu Emosi

Gelandang Inggris Real Madrid #05, Jude Bellingham (2R), dan penyerang Prancis Real Madrid #10, Kylian Mbappe, bereaksi setelah melewatkan peluang mencetak gol selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Bayern Munchen di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 8 April 2026. (Thomas COEX/AFP)

Insiden panas terjadi saat Mbappe mencoba mengejar bola di area lini tengah. Dalam momen itu, Jonathan Tah terlihat mengikuti pergerakan sang penyerang sebelum melakukan tekel berbahaya.

Kaki Tah tampak menginjak bagian belakang kaki Mbappe dengan cukup keras. Kontak tersebut meninggalkan luka robek yang jelas terlihat di kaki pemain asal Prancis tersebut.

Foto kondisi kaki Mbappe bahkan sempat beredar luas di media, termasuk melalui El Chiringuito. Terlihat sobekan besar pada kaus kaki serta luka terbuka yang cukup mengkhawatirkan.

Meski mengalami tekel keras, Mbappe tetap melanjutkan pertandingan dan bahkan mencetak gol. Ia kini telah mengoleksi 14 gol di Liga Champions musim ini dan masih memburu rekor milik Cristiano Ronaldo.


Arbeloa Murka: Harusnya Kartu Merah!

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa pada pertandingan kontra Bayern Munchen di ajang Liga Champions. (Thomas COEX / AFP)

Keputusan wasit yang hanya memberikan kartu kuning kepada Tah langsung menuai reaksi keras dari kubu Madrid. Arbeloa menjadi sosok paling vokal dalam menyuarakan ketidakpuasannya.

Menurutnya, pelanggaran tersebut jelas membahayakan keselamatan pemain dan layak diganjar kartu merah. Ia menilai keputusan itu sangat sulit diterima, apalagi melihat dampak yang ditimbulkan.

Situasi semakin memanas karena Madrid merasa dirugikan di laga penting seperti ini. Terlebih, mereka harus mengejar ketertinggalan di leg kedua nanti.

“Saya tidak mengerti mengapa pemain Bayern [Tah] tidak diusir karena pelanggaran yang dilakukannya terhadap Mbappe. Ini adalah keputusan yang sulit dipahami,” kata Arbeloa, dikutip dari Goal.


Sorotan Lain: Kartu Tchouameni dan Dampaknya

Pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni (atas) dan pemain Bayern Munchen Serge Gnabry berebut bola pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid vs Bayern Munchen di Madrid, Spanyol, Selasa, 7 April 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Selain insiden Mbappe, Madrid juga mendapat pukulan lain di laga tersebut. Aurelien Tchouameni menerima kartu kuning yang berujung skorsing.

Gelandang asal Prancis itu dipastikan absen pada leg kedua di Allianz Arena. Kehilangan ini jelas menjadi kerugian besar bagi lini tengah Los Blancos.

Meski begitu, Arbeloa mencoba tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang dimiliki timnya. Ia percaya pemain pengganti bisa mengisi peran yang ditinggalkan Tchouameni.

“Ini kerugian besar karena kartu yang ditunjukkan wasit kepadanya, tetapi kami percaya pada pemain pengganti kami,” tambahnya.

(Goal)


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya