Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z Episode Rabu 8 April mengisahkan, Aqeela dan Fattah masih duduk di dalam mobil. Air mata Fattah perlahan jatuh membasahi pipinya. Aqeela menoleh, menatapnya dengan heran. Dengan suara pelan, ia bertanya mengapa Fattah menangis. Fattah seolah tersadar, lalu cepat-cepat menghapus air matanya sambil memaksakan senyum.
Di kursi depan, Harry menyetir dengan pandangan lurus ke jalan. Rahangnya tampak menegang. Dalam hati, ia bertanya-tanya bagaimana semuanya bisa berubah begitu cepat. Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan diri.
Advertisement
Sementara itu, di sebuah kafe, Ken, Zara, Mohan, dan Raisa sedang membicarakan Aqeela. Zara menyebut bahwa kini Aqeela sudah mengetahui siapa orang tua kandungnya. Mohan menambahkan bahwa kenyataan itu ia ketahui dengan cara yang sangat menyakitkan. Ken hanya diam, mendengarkan dengan saksama.
Di tempat lain, kelompok Slayqueen juga membahas hal yang sama. Yoona menatap meja dengan serius, sementara Gizelle tampak gelisah dan Syakira menarik napas perlahan. Yoona kemudian menyimpulkan bahwa semua ini kemungkinan sudah direncanakan, dan Adit hanyalah dijadikan kambing hitam.
Mobil yang ditumpangi Fattah akhirnya berhenti di rumah Aqeela. Fattah masih menatap Aqeela dengan penuh perasaan, memohon agar ia tidak menyerah sampai di sini. Air matanya kembali jatuh. Dalam kondisi setengah sadar, Aqeela berbisik, meminta Fattah untuk tidak meninggalkannya.
Tiba-tiba, pintu mobil terbuka. Harry sudah berdiri di luar. Ia langsung berhadapan dengan Fattah dan dengan tegas mengatakan bahwa Fattah tidak perlu ikut campur lebih jauh. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah kekasih Aqeela, bukan Fattah.