Perusahaan Manajemen Aset Charles Schwab Bakal Luncurkan Platform Kripto

Mengikuti institusi lainnya yang masuk kripto, perusahaan manajemen aset Charles Schwab akan meluncurkan platform perdagangan kripto.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 08 April 2026, 10:00 WIB
Perusahaan manajemen aset Charles Schwab masuk ke pasar kripto. (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan manajemen aset Charles Schwab masuk ke pasar kripto. Perseroan telah membuka daftar tunggu untuk platform perdagangan baru “Schwab CryptoTM” yang memungkinkan klien untuk membeli dan menjual bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) secara langsung.

Mengutip Yahoo Finance, Rabu (8/4/2026), perkembangan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah CEO Rick Wurster menuturkan, perseroan sedang berupaya meluncurkan platform perdagangan kripto pada paruh pertama 2026.

Peluncuran platform ini akan digelar pada semester pertama 2026, seperti yang dilaporkan CoinDesk. Setelah diluncurkan platform ini akan bersaing langsung dengan Coinbase dan Robinhood.

Dengan aset klien senilai USD 12,22 triliun per Februari 2026, klien Charles Schwab yang sudah ada dan memegang kripto melalui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), termasuk ETF Bitcoin spot (seperti IBIT, FBTC) dan dana tematik industri kripto.

Dalam sebuah podcast yang diterbitkan pada 2 April, Wurster menjelaskan bagaimana beberapa klien, terutama yang lebih muda, secara aktif berinvestasi dalam aset digital melalui ETF, saham, dan kontrak berjangka yang melacak Bitcoin.

"Sekitar 5% klien kami memiliki eksposur terhadap kripto di Schwab. Sekarang, kami juga tahu ada banyak klien Schwab yang memegang kripto spot dan mereka menyimpannya di Coinbase atau Robinhood karena saat ini kami sebenarnya belum memiliki kripto spot. Kami akan memilikinya dalam beberapa bulan mendatang," jelas Wurster.

 

Ada Keterbatasan

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Namun, ada beberapa keterbatasan. Sesuai dengan ketentuan yang tertera, layanan ini tidak akan tersedia untuk klien di:

Negara bagian AS New York atau Louisiana

Wilayah AS

Yurisdiksi internasional

Wilayah AS meliputi Samoa Amerika, Guam, Kepulauan Mariana Utara, Puerto Riko, Kepulauan Virgin AS, serta 9 wilayah tak berpenghuni dan 2 wilayah tak bertuan.

Akun dapat ditutup jika klien pindah ke lokasi yang tidak didukung. Kelayakan juga tidak dijamin untuk semua klien. Dari segi perlindungan, pengungkapan tersebut menjelaskan kripto yang dipegang melalui Premier Bank berada di luar jaring pengaman yang biasa digunakan klien Schwab.

Kripto tersebut tidak dilindungi oleh Securities Investor Protection Corporation (SIPC), tidak diasuransikan oleh Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), dan tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas. Ini berarti jika nilai aset turun menjadi nol, tidak ada penjamin institusional untuk menanggung kerugian tersebut.

 

 

Adopsi Bitcoin oleh Institusi

Ilustrasi harga Kripto. (Foto By AI)

Schwab termasuk di antara banyak institusi tradisional yang memasuki ruang kripto. Morgan Stanley memperluas akses kripto ke semua klien manajemen kekayaan, termasuk rekening pensiun, pada 2025, mendorong penasihat untuk memiliki alokasi kripto hingga 4%.

Bank of America mengikuti langkah tersebut, mengizinkan penasihat kekayaan untuk merekomendasikan alokasi kripto mulai Januari 2026.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya