Pelatih Real Madrid Terancam Kariernya, Arbeloa Malah Ungkap Kelemahan Los Blancos

Real Madrid hanya memiliki Liga Champions untuk diperjuangkan, dalam musim yang benar-benar mengecewakan

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 06 April 2026, 11:00 WIB
Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mengambil tendangan bebas dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Mallorca di Madrid, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid berada di posisi yang kuat untuk memperebutkan dua trofi musim ini, Liga Spanyol dan Liga Champions, menjelang pertandingan akhir pekan ini. Namun, setelah kekalahan mengejutkan dari Mallorca, Los Blancos selangkah lagi menuju eliminasi, dalam hal perebutan gelar liga.

Barcelona kini memperluas keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi tujuh poin. Hal ini menempatkan Real Madrid dalam posisi yang genting, dan dapat berdampak pada masa depan Alvaro Arbeloa, sang pelatih kepala.

Menurut Sky Sports, Arbeloa menghadapi masa depan yang tidak pasti di Santiago Bernabeu, terutama setelah kekalahan mengejutkan dari Mallorca.

Real Madrid menyadari bahwa peluang mereka untuk memenangkan La Liga sangat tipis, setelah Barcelona mengamankan keunggulan tujuh poin, dengan hanya delapan pertandingan tersisa. Ini membuat Los Blancos hanya memiliki Liga Champions untuk diperjuangkan, dalam musim yang benar-benar mengecewakan.

Hal ini dapat memengaruhi masa depan Arbeloa. Lagipula, di bawah kepemimpinannya Real Madrid tersingkir dari Copa Del Rey dan sekarang kemungkinan besar juga dari Liga Spanyol.


Real Madrid Cari Pelatih Potensial

Vinicius Junior dan Alvaro Arbeloa berpelukan dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Jika anak asuh Arbeloa tidak mampu mengatasi tantangan Bayern Munchen di Liga Champions UEFA tengah pekan ini, akan ada pertanyaan serius tentang kelanjutan posisinya.

Bukan rahasia lagi bahwa Real Madrid sudah mencari pelatih potensial yang dapat menggantikan Arbeloa, setelah klub dikaitkan erat dengan kepindahan Jurgen Klopp.

Oleh karena itu, pertandingan mendatang melawan Munchen akan menjadi ujian bagi Arbeloa saat ia berusaha untuk sekali lagi. Mengulangi prestasi yang diraih melawan Man City bisa jadi jauh lebih sulit melawan tim Bayern yang sedang dalam performa terbaik di bawah asuhan Vincent Kompany.


Arbeloa Sebut Laga Lawan Mallorca Sulit

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga lanjutan Liga Spanyol melawan Osasuna di El Sadar Stadium, Pamplona, Spanyol, Sabtu (21/02/2026) waktu setempat. (AP Photo/Miguel Oses)

Sebelumnya, Arbeloa menilai laga melawan Mallorca tidak mudah sejak awal karena kualitas lawan yang mampu memberikan tekanan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan intensitas tinggi dalam pertandingan seperti ini.

Menurutnya, kesulitan terbesar bukan hanya membaca permainan lawan, tetapi memastikan para pemain memahami tuntutan laga. Ia menilai timnya tidak menunjukkan level performa yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan.

"Saya bisa melihat itu dengan jelas, tetapi tantangannya adalah bagaimana para pemain menyadari hal tersebut di lapangan," lanjutnya.


Real Madrid Sulit Raih Gelar

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memantau situasi dari bangku cadangan sebelum leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Sebelum laga tersebut, Real Madrid masih dalam jalur perburuan gelar. Namun, hasil kontra Mallorca mengubah segalanya.

Kekalahan 1-2 itu membuka jarak signifikan dengan Barcelona. Momentum yang sebelumnya terjaga kini hilang.

Secara matematis, peluang masih ada. Namun secara realistis, situasinya sangat sulit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya