Honda Tergerus, Dealer di Jakarta Selatan Beralih ke Merek Tiongkok

Beberapa dealer Honda sebelumnya juga sudah mulai beralih ke merek lain, terutama jenama-jenama asal China yang kini semakin populer.

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 04 April 2026, 15:21 WIB
Logo Honda Motor Co.

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan industri otomotif di Indonesia semakin ketat. Salah satu bukti terbaru adalah penutupan gerai Honda Pondok Pinang di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Lewat unggahan resmi akun Instagram @Hondaponpin, pihak dealer menuliskan, “Kami Honda Pondok Pinang, pamit undur diri. Terimakasih atas dukungan dan kepercayaannya terhadap kami,” seperti dikutip dari ANTARA.

Disebutkan, pihak PT Honda Prospect Motor (HPM) belum memberikan komentar terkait penutupan dealer tersebut hingga berita ini disiarkan.

Fenomena ini bukanlah hal baru. Beberapa dealer Honda sebelumnya juga sudah mulai beralih ke merek lain, terutama jenama-jenama asal China yang kini semakin populer.

Dealer-dealer Honda yang lebih dahulu melakukan langkah serupa antara lain Honda Pasteur di Bandung, Honda Jemursari di Surabaya, Honda Triputra di Bekasi, dan Honda Trimegah BSD di Tangerang.

Semua gerai tersebut kini menjajakan mobil-mobil China yang harganya terjangkau namun tetap dilengkapi teknologi dan fitur terkini.

Penurunan penjualan Honda di Indonesia menjadi salah satu faktor di balik fenomena ini. Berdasarkan data Gaikindo, Honda mengalami tren penurunan sejak lima tahun terakhir.

* 2020: 79.451 unit

* 2021: 91.393 unit

* 2022: 125.411 unit

* 2023: 128.010 unit

* 2024: 103.023 unit

* 2025: 71.233 unit

Dari data tersebut, terlihat bahwa meskipun sempat mengalami kenaikan pada 2022–2023, penjualan Honda tahun ini justru menurun drastis dibanding periode pandemi 2020.

 

Merek Tiongkok Makin Diminati

Sementara itu, mobil-mobil China semakin diminati. Faktor harga yang lebih terjangkau, fitur modern, dan teknologi terkini membuat konsumen mulai melirik merek ini, sehingga menekan pangsa pasar Honda di Indonesia.

Langkah beberapa dealer Honda untuk beralih ke mobil China menunjukkan adanya pergeseran strategi di industri otomotif lokal.

Fenomena ini diperkirakan akan terus terjadi seiring perubahan preferensi konsumen yang mencari kendaraan praktis dengan harga kompetitif, tanpa mengorbankan teknologi dan fitur.

Meski begitu, Honda masih memiliki basis penggemar loyal di Indonesia. Tantangan yang ada saat ini adalah bagaimana merek tersebut bisa menyesuaikan strategi penjualan dan inovasi produknya agar tetap relevan di pasar yang kian kompetitif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya