Arne Slot Cuci Tangan, Bantah Dirinya Sebagai Penyebab Mohamed Salah Cabut dari Liverpool

Mohamed Salah putuskan cabut dari Liverpool lebih cepat. Arne Slot tegas tak menyesal dan bantah jadi penyebab kepergian sang bintang.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 04 April 2026, 10:21 WIB
Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot (kiri), memeluk striker Liverpool asal Mesir bernomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 27 November 2024. Liverpool memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan mengejutkan datang dari Mohamed Salah yang memilih meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2025/2026. Padahal, pemain asal Mesir itu sejatinya masih terikat kontrak hingga 2027 di bawah asuhan Arne Slot di Anfield.

Langkah tersebut langsung memicu spekulasi luas di kalangan publik dan penggemar. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik keputusan Salah hengkang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Nama Arne Slot pun ikut terseret dalam pusaran isu tersebut. Manajer Liverpool itu disebut-sebut menjadi salah satu faktor di balik kepergian sang bintang.

Namun, Slot akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai asumsi yang berkembang. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Salah, bukan karena campur tangannya.


Slot Tegas: Tak Ada Penyesalan Soal Perlakuan ke Salah

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Arne Slot menegaskan bahwa dirinya tidak menyesali cara ia menangani situasi dengan Mohamed Salah sepanjang musim ini. Ia merasa telah mengambil keputusan yang tepat meski mengakui ada beberapa hal yang bisa diperbaiki secara umum.

Manajer asal Belanda itu menilai penanganannya terhadap Salah bukanlah kesalahan besar. Baginya, dinamika dalam tim adalah hal yang wajar terjadi sepanjang musim berjalan.

Slot juga menolak anggapan bahwa dirinya menjadi sosok “penjahat” di balik kepergian Salah. Ia menyebut persepsi tersebut hanya berkembang karena situasi tim yang kurang memuaskan musim ini.

“Ya, saya puas dengan cara saya menanganinya. Ketika saya melihat kembali musim ini, saya pikir saya membuat beberapa keputusan yang bisa lebih baik, tetapi saya tidak berbicara secara khusus tentang penanganan saya terhadap masalah ini dengan Salah. Saya tidak terlalu menyesali apa yang saya lakukan selama satu setengah tahun kebersamaan kami, atau bahkan sedikit lebih lama," tuturnya, seperti dikutip dari Goal.


Slot Coba Cuci Tangan

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan selamat kepada Mohamed Salah usai timnya meraih kemenangan atas Atalanta pada laga lanjutan Liga Champions 2020/2021 di Gewiss Stadium, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB. Liverpool menang 5-0 atas Atalanta. (AFP/Miguel Medina)

Salah satu asumsi yang berkembang adalah keputusan Salah pergi karena sering tidak dimainkan. Namun, Slot mencoba mencuci tangan dengan tegas membantah anggapan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar.

Ia mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi di masa lalu. Salah sempat tidak dimainkan dalam beberapa pertandingan, tetapi tetap bertahan dan bahkan tampil luar biasa setelahnya.

Lanjut Baca:

Slot menilai terlalu sederhana jika menyimpulkan bahwa absennya seorang pemain dalam beberapa laga langsung membuatnya ingin hengkang. Ia menegaskan bahwa sejarah telah menunjukkan hal yang berbeda dalam kasus Salah. “Menganggap bahwa Salah ingin pergi jika ia tidak bermain berarti ia akan pergi satu setengah tahun yang lalu jika itu masalahnya. Saya ingat pertandingan tandang melawan West Ham (di era Jurgen Klopp pada April 2024) ketika ia tidak bermain. Saya tidak berada di sini saat itu, dan Mo tidak memutuskan untuk pergi.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya