Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Proyek di Jaksel Tewas Terjebak di Lubang Penampungan Air

Empat pekerja ditemukan tewas di dalam lubang penampungan air di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel).

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 03 April 2026, 22:36 WIB
Empat pekerja ditemukan tewas di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan kerja terjadi di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (3/4/2026).

Empat pekerja ditemukan tewas di dalam lubang penampungan air. Sedangkan, tiga pekerja lainnya selamat setelah sempat mengalami sesak napas.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menerangkan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi. Hasil penyelidikan terungkap bahwa kejadian bermula saat para pekerja diperintahkan mandor untuk menguras gelonteng. Kala itu, ada satu orang yang terjatuh saat membuka penutup.

"Dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety", kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat malam.

Upaya menolong berubah petaka. Rekan kerja yang berusaha menolong justru ikut jatuh ke dalam lubang sedalam sekitar tiga meter itu.

"Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engap di sekitar gelonteng," ujar dia.

Nurma menerangkan, lubang penampungan air itu berukuran sekitar 6 meter dengan kedalaman 3 meter dan lebar 3 meter, terbagi dua bagian yang sebelumnya ditutup.

"Dan ingin dibersihkan/dikuras," ujar dia.

Terkait kejadian ini, Nurma menerangkan, empat korban tewas yakni Yana Nugraha (32), Mawi (62), Tatang Sonjaya (63), dan Muhamad Fauzi (19).

 

3 Korban Selamat

Empat pekerja ditemukan tewas di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)

Sementara tiga korban selamat yang sempat sesak napas yakni Ujib (41), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63).

Seluruh korban selamat maupun meningggal dunia kini dievakuasi ke RS Fatmawati. Dia mengatakan, para korban diduga menghirup gas dari dalam lubang.

"Saat ini korban meninggal dan sesak nafas berada di Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan penaganan dokter. Para korban diduga menghirup gas yang keluar dari lokasi tersebut. Kasus ditindak, lanjuti," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya