Gennaro Gattuso Resmi Tinggalkan Timnas Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi meninggalkan kursi pelatih Timnas Italia menyusul kegagalan Gli Azzurri mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 03 April 2026, 20:47 WIB
Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, pada menit ke-79, Bosnia dan Herzegovina berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, berjalan keluar lapangan usai pertandingan final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Kursi pelatih tim nasional Timnas Italia resmi ditinggalkan Gennaro Gattuso pada Jumat (3/4/2026) siang waktu setempat. Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan Gli Azzurri mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.

Italia harus mengubur mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia itu setelah kalah dramatis dalam adu penalti melawan Timnas Bosnia dan Herzegovina.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang periode kelam Italia yang kini absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, setelah sebelumnya juga gagal lolos pada 2018 dan 2022.

Kepergian Gattuso merupakan hasil kesepakatan bersama dengan Federasi Sepak Bola Italia. Meski kontraknya masih tersisa, kedua pihak memilih untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.

Dalam pernyataan resminya, FIGC menyampaikan apresiasi atas kontribusi Gattuso selama menukangi tim nasional dalam sembilan bulan terakhir. Federasi juga mendoakan kesuksesan bagi mantan pelatih tersebut di perjalanan karier selanjutnya.


Pernyataan Gattuso

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, tampak sedih setelah dikalahkan dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Italia dan Norwegia, di Stadion San Siro, Milan, Senin (17-11-2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI/AFP)

Di sisi lain, Gattuso mengaku menerima keputusan ini dengan berat hati. Ia menyadari target utama membawa Italia lolos ke Piala Dunia gagal tercapai, sehingga merasa bertanggung jawab untuk mengakhiri masa jabatannya.

“Dengan berat hati, setelah gagal mencapai tujuan yang telah kami tetapkan, saya menganggap masa jabatan saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir,” ujar Gattuso.

Mantan gelandang AC Milan itu juga menegaskan bahwa seragam Azzurri merupakan simbol penting dalam sepak bola Italia. Oleh karena itu, menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu segera dilakukan demi masa depan tim nasional.


Optimisme Gattuso

Pelatih kepala Marseille asal Italia, Gennaro Gattuso, bereaksi selama pertandingan Liga Prancis antara Stade Brestois 29 (Brest) dan Olympique de Marseille (OM) di stadion Francis-Le Ble di Brest, Prancis barat, pada 18 Februari 2024. (FRED TANNEAU/AFP)

Gattuso turut menyampaikan pesan khusus kepada para pendukung setia Italia yang kecewa atas kegagalan ini. Ia optimistis tim berjuluk Gli Azzurri akan bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi dalam waktu dekat.

“Terima kasih kepada para penggemar dan seluruh masyarakat Italia yang selalu memberikan cinta dan dukungan tanpa henti kepada tim nasional,” ucapnya menutup pernyataan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya