Dari Grealish hingga Rodri: 10 Transfer Termahal Manchester City yang Mengubah Sejarah Klub

Daftar 10 transfer termahal Manchester City sepanjang sejarah. Dari Grealish hingga Rodri, inilah pembelian yang membawa sukses besar.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 03 April 2026, 14:05 WIB
Striker Manchester City, Erling Haaland (kanan) merayakan gol ketiga timnya bersama Phil Foden dan Nico O’Reilly dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Fulham di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 11 Februari 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City mengalami perubahan besar sejak diakuisisi oleh Sheikh Mansour pada Agustus 2008. Suntikan dana besar membuat klub mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Transfer mahal menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan skuad mereka. Kedatangan pemain bintang terus dilakukan demi menjaga dominasi di berbagai kompetisi.

Langkah awal era baru dimulai dengan transfer Robinho senilai 43 juta euro. Sejak saat itu, pengeluaran klub untuk belanja pemain telah menembus lebih dari 1 miliar euro.

Investasi besar tersebut terbukti membuahkan hasil nyata di lapangan. Manchester City berhasil meraih lebih dari 20 trofi, termasuk treble bersejarah pada musim 2022-23.

Dengan kekuatan finansial dan strategi transfer agresif, City terus memperkuat tim setiap musim. Berikut 10 transfer termahal sepanjang sejarah klub yang berperan penting dalam kesuksesan mereka.


10. Aymeric Laporte - 65 juta euro

Aymeric Laporte baru-baru ini mencetak rekor baru sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak dalam 100 laga pertamanya di Liga Inggris, yaitu 82 kemenangan. Prestasi itu diraihnya setelah Manchester City mengalahkan Burnley 2-0 di Liga Inggris, Sabtu (2/4) lalu. (AFP/Glyn Kirk)

Aymeric Laporte didatangkan dari Athletic Club pada Januari 2018 dengan biaya besar. Kehadirannya langsung memperkuat lini belakang dan membantu City meraih gelar liga.

Pada musim keduanya, cedera sempat menghambat kontribusinya. Absennya Laporte menjadi salah satu faktor kegagalan City mempertahankan gelar saat Liverpool tampil dominan.

Meski kemudian tersisih dari tim utama, Laporte tetap berkontribusi dalam musim treble 2022-23. Ia akhirnya hengkang ke Al-Nassr pada 2023 dengan nilai 27,5 juta euro.


9. Joao Cancelo - 65 juta euro

Joao Cancelo yang masih berstatus sebagai pemain Manchester City baru saja dipinjamkan ke Barcelona pada musim lalu. Manchester City akan berusaha melepas pemain 30 tahun itu pada musim panas ini. Cancelo kabarnya masuk radar Al Hilal untuk memperkuat lini belakangnya. (Oli SCARFF / AFP)

Joao Cancelo bergabung dari Juventus sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran pemain. Transfer ini terbukti menjadi langkah cerdas bagi Manchester City.

Setelah masa adaptasi, Cancelo berkembang menjadi pemain kunci dalam sistem Pep Guardiola. Fleksibilitasnya memungkinkan ia bermain di berbagai posisi dengan efektif.

Ia berperan penting dalam kesuksesan gelar liga, sebelum akhirnya kehilangan tempat di tim. Cancelo kemudian menjalani beberapa masa peminjaman sebelum pindah permanen.


8. Riyad Mahrez - 67,8 juta euro

Riyad Mahrez merupakan salah satu pemain paling bersinar di Manchester City musim ini. Namun pemain aljazair itu bisa menjadi korban kedatangan Erling Haaland karena City bisa saja menjualnya untuk mengurangi beban gaji serta menumpuknya pemain di lini depan. (AFP/Lindsey Parnaby)

Riyad Mahrez direkrut setelah tampil impresif bersama Leicester City. Kepindahannya ke Manchester City membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kemampuan teknik dan kontrol bola Mahrez membuatnya menjadi ancaman di lini serang. Ia kerap tampil gemilang dan menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Selama lima musim, Mahrez mencatat kontribusi signifikan dengan puluhan gol dan assist. Ia meninggalkan klub pada 2023 setelah meraih banyak trofi.

Lanjut Baca:

Rodri didatangkan sebagai pengganti Fernandinho yang mulai menua. Keputusan ini terbukti sangat tepat bagi Manchester City. Setelah adaptasi di musim pertama, Rodri berkembang menjadi pemain kunci di lini tengah. Perannya sangat vital dalam menjaga keseimbangan tim. Ia mencetak gol penentu di final Liga Champions 2023 melawan Inter Milan. Rodri kemudian meraih Ballon d'Or, menegaskan statusnya sebagai pemain elite.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya