Performa Buruk Janice Tjen Berlanjut, Langsung Kandas di Charleston Open 2026

Janice Tjen kandas di putaran kedua WTA 500 Charleston Open 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 01 April 2026, 23:21 WIB
Janice Tjen. (Karim JAAFAR/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Petenis Indonesia Janice Tjen belum keluar dari performa terburuk. Dia menderita empat kekalahan beruntun sehingga kandas pada babak kedua WTA 500 Charleston Open 2026.

Kali ini Janice tumbang dari wakil Amerika Serikat McCartney Kessler. Bermain pada babak kedua di Family Circle Tennis Center, Rabu (1/4/2026) malam WIB, Janice menyerah 2-6, 1-6.

Janice, yang mendapat bye di babak pertama, sebelumnya tersingkir pada babak pertama WTA 500 Merida, WTA 1000 Indian Wells, dan WTA 1000 Miami.

Jalan Pertandingan

Kedua petenis saling mematahkan servis lawan di dua gim pertama. Janice kemudian dalam keadaan terdesak usai tertinggal 1-4.

Janice sempat merebut gim berikutnya, sebelum Kassler kembali menjauh hingga akhirnya mengamankan set pertama.

Peruntungan Janice tidak membaik di set berikutnya. Usai melewatkan dua kesempatan break point di gim pembuka, dia tertinggal 0-2.

Rentetan kesalahan terus dilakukan. Sempat merebut satu gim hiburan, dia akhirnya harus mengakui keunggulan jagoan tuan rumah.

 


Janice Tjen Juga Kandas di Ganda

Petenis ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen. (NOC Indonesia)

Sebelumnya Janice juga kandas di nomor tunggal. Berpasangan bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi, mereka tak mampu menghadang unggulan teratas Aleksandra Krunic/Zhang Shuai dengan 6-7(3), 5-7.

Pertandingan berlangsung ketat pada set pertama, dengan duet Kroasia/China itu berusaha mendominasi permainan lewat servis kuat mereka. Krunic/Shuai unggul satu ace, dan berhasil memasukkan 71,8 persen servis pertama mereka.

Sementara Janice/Aldila melakukan dua kesalahan ganda, Krunic/Shuai mengkonversi satu-satunya peluang break point. Mereka kemudian melaju memenangi tujuh dari 10 poin tie-break untuk mencuri keunggulan.

Janice/Aldila mencoba bangkit di set kedua dengan unggul dua ace, dan 66,7 persen persentase poin pengembalian bola kedua. Namun, Krunic/Shuai tetap kokoh dengan servis mereka untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan setelah satu jam 33 menit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya