Pasto Luncurkan Single Baru Aku Pasti Kembali 2.0, Akui Lagu Karya Maia Estanty Bersifat 360 Derajat

Pasto Present alias Pasto punya dua proyek besar tahun ini, merilis single “Aku Pasti Kembali 2.0” karya Maia Estianty dan konser Pasto Pasti Kembali 2026.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 01 April 2026, 19:00 WIB
Pasto Present alias Pasto punya dua proyek besar tahun ini, merilis single “Aku Pasti Kembali 2.0” karya Maia Estianty dan konser Pasto Pasti Kembali 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Duo Pasto atau Pasto Present yang kini dimotori Rayen Pono dan Meltho Sinyal punya sejumlah proyek besar tahun ini. Dua di antaranya, yakni merilis singleAku Pasti Kembali 2.0” karya Maia Estianty dan menggelar konser Pasto Pasti Kembali 2026. Konser ini hadir di Surabaya, Jawa Timur, pada 25 April 2026 dan Bandung, 9 Mei 2026. Istilah 2.0 yang melekat pada “Aku Pasti Kembali” mengingatkan pencinta musik pada “Tegar 2.0” yang dirilis Rossa pada 2019 untuk merayakan ulang tahun ke-20 karya Melly Goeslaw tersebut.

Rayen Pono menjelaskan, istilah 2.0 merujuk pada entitas pembeda dalam rilisan digital. Aransemen dan penyampaian lagunya juga beda. Belasan tahun berkarier, Pasto melahirkan banyak hit. Namun, mengapa yang direkam dalam format 2.0 “Aku Pasti Kembali”?

“Lagu hit Pasto banyak. Tapi, ‘Aku Pasti Kembali’ ikonis untuk Pasto. Lagu inilah yang membesarkan nama kami. Menjadi trigger. Lagu ini punya tema yang sifatnya 360 derajat. Bisa untuk hubungan percintaan, keluarga, orang tua dengan anak,” kata Rayen Pono dalam interviu eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, pekan ini.

Value lagu ini relevan ke semua sisi kehidupan. “Aku Pasti Kembali 2.0” diluncurkan pada bulan Ramadan dan jelang Lebaran 2026. Orang-orang tengah bersiap pulang kampung. “Aku Pasti Kembali 2.0” terasa relevan untuk kembali ke fitrah. Wajar jika lagu ini direkam ulang. Meltho Sinyal membenarkan seraya mengenang kali pertama “Aku Pasti Kembali” ditulis oleh Maia Estianty.

 


Ibu dan Anak

Pasto.

Masih segar dalam ingatan versi klasik “Aku Pasti Kembali” direkam duo Ratu dengan vokalis Mulan Jameela untuk memperkuat album No. 1 yang dirilis Sony Music Indonesia pada 2006. Lagu ini menjadi hit radio. Tak lama setelahnya Ratu bubar.

“Jadi sebenarnya ‘Aku Pasti Kembali’ cerita awalnya tentang hubungan ibu dengan anaknya. Maia Estianty dengan anak-anaknya. Lagi ramai-ramainya waktu itu. Makanya kami mengembalikan lagi makna lagu tersebut di video klip terbaru,” ujar Meltho Sinyal.

 


Terkurasi karena Kondisi

Pasto.

Perilisan “Aku Pasti Kembali 2.0” serta persiapan konser Pasto Pasti Kembali 2026 membuat Rayen Pono dan Meltho Sinyal sejenak menoleh ke belakang. Sudah lebih dari 20 tahun Pasto berkarya di industri musik Tanah Air. Dari formasi empat orang kini jadi duet.

Rayen Pono mengakui, perjalanan Pasto penuh romantika. “Pasto dengan dua personel ini terkurasi karena kondisi. Awalnya kami berempat sampai akhirnya jadi berdua. Ternyata yang berdua ini bisa meledak di industri musik,” Rayen Pono mengenng.

 


Tak Ada yang Bentrok

Pasto.

Dari sini Rayen Pono dan Meltho Sinyal belajar bahwa ternyata bukan hal teknis yang harus dipentingkan melainkan energi. Energilah yang selama ini membuat Pasto mampu bertahan melintasi dekade.

“Kami paling nyambung satu sama lain, enggak ada yang bentroklah. Kalau Meltho kalem, saya lebih vokal. Kalau Meltho tenang, saya lebih meledak-ledak. Jadi kami saling mengisi,” pungkas Rayen Pono.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya