Mohamed Salah Cabut dari Liverpool, Dua Raksasa Eropa Langsung Mendekat

Mohamed Salah diklaim sudah terima tawaran dari PSG dan Bayern usai putuskan tinggalkan Liverpool. Ke mana ia akan berlabuh?

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 31 Maret 2026, 09:57 WIB
Gol tersebut menjadi yang ke-250 bersama Liverpool dan membuat Mohamed Salah berada di peringkat ketiga pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub setelah Ian Rush dan Roger Hunt. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Mohamed Salah mendadak menjadi teka-teki besar setelah ia mengumumkan bakal meninggalkan Liverpool. Keputusan itu langsung memicu gelombang spekulasi soal destinasi berikutnya bagi sang bintang.

Dalam beberapa hari terakhir, rumor terus bermunculan terkait klub yang siap menampung pemain asal Mesir tersebut. Banyak pihak meyakini Salah masih ingin bermain di level tertinggi meski usianya kini sudah menginjak 33 tahun.

Situasi semakin menarik karena sejumlah liga top dunia disebut sudah mulai mendekat. Dari Eropa hingga Timur Tengah, nama Salah menjadi incaran panas di bursa transfer mendatang.

Di tengah ketidakpastian itu, pernyataan dari tokoh sepak bola Mesir justru semakin memanaskan spekulasi. Klaim terbaru menyebutkan bahwa dua raksasa Eropa sudah lebih dulu mengajukan tawaran serius.


Mohamed Salah Jadi Rebutan Elite Eropa

Aksi Mohamed Salah di laga Liverpool vs Brighton di pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Sabtu (13/12/2025). (AP Photo/Jon Super)

Kabar mengejutkan datang dari Ibrahim Hassan yang menyebut Salah tidak kekurangan peminat di Eropa. Pria yang merupakan direktur Timnas Mesir itu mengklaim ada dua klub besar yang sudah bergerak cepat.

Menurut Hassan, PSG dan Bayern Munich menjadi dua tim yang paling serius mengincar tanda tangan Salah. Keduanya juga dikenal sebagai kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.

Tak hanya itu, klub-klub dari Italia juga disebut ikut memantau situasi sang winger. Hal ini semakin mempertegas bahwa kualitas Salah masih sangat dihargai di level tertinggi sepak bola Eropa.

Hassan pun secara terbuka berharap Salah tetap melanjutkan kariernya di benua biru. "Saya telah mendengar tawaran dari Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan klub-klub dari Italia," ungkapnya, pada On Sport, via Sportbible.


MLS Bukan Pilihan, Salah Dinilai Akan Kehilangan Sorotan

Sayap kanan Mesir yang kini berusia 32 tahun, Mohamed Salah didatangkan Liverpool pada awal musim 2017/2018 dari klub Serie A, AS Roma dengan nilai transfer 42 juta euro. Tengah menjalani musim ke-8 hingga kini, ia telah tampil dalam 351 laga bareng The Reds di semua kompetisi dengan torehan 213 gol dan 90 assist. (AP Photo/Alastair Grant)

Di tengah rumor kepindahan ke luar Eropa, liga Amerika Serikat sempat disebut sebagai salah satu opsi. Namun, Hassan menilai langkah tersebut bukan keputusan yang tepat untuk pemain sekelas Salah.

Menurutnya, bermain di MLS justru akan membuat eks pemain AS Roma itu kehilangan sorotan dunia. Padahal, Salah masih dianggap mampu bersaing di level tertinggi.

Ia juga menyoroti bagaimana eksposur pemain bisa menurun drastis jika memilih jalur tersebut. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa ia menyarankan Salah tetap bertahan di Eropa.

"Pindah ke MLS? Ia akan terlalu jauh dari sorotan. Anda tidak akan mengingatnya lebih dari saya mengingat Lionel Messi sekarang. Saya bahkan tidak menontonnya.”


Arab Saudi Jadi Opsi Realistis Jika Tinggalkan Eropa

Striker Liverpool, Mohamed Salah, mengapresiasi pendukung The Reds di Anfield setelah timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Brighton di putaran keempat Piala FA 2025/2026, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Meski berharap Salah bertahan di Eropa, Hassan tidak menutup kemungkinan opsi lain. Ia menyebut Saudi Pro League bisa menjadi destinasi yang masuk akal jika tawaran Eropa tidak sesuai harapan.

Dalam beberapa tahun terakhir, klub-klub Arab Saudi memang agresif merekrut pemain top dunia. Kehadiran nama besar seperti Cristiano Ronaldo menjadi bukti ambisi mereka.

Dengan daya tarik finansial yang besar, peluang Salah merapat ke Timur Tengah tetap terbuka lebar. Terlebih, usianya kini memasuki fase akhir karier puncak.

"Jika ia tidak menerima tawaran dari Eropa, maka pindah ke liga Saudi akan menjadi pilihan yang baik, terutama dengan nama-nama besar seperti Cristiano [Ronaldo]," cetus Ibrahim Hassan.

(Sportbible)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya