Donny Alamsyah Bintangi Film The Hostage's Hero, Kagumi Dedikasi TNI AL

Donny Alamsyah menyapa fans lewat film The Hostage's Heroes. Ia sebagai Letkol Taufiq, komandan kapal yang menghadapi situasi genting di tengah laut.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 05 April 2026, 11:00 WIB
Donny Alamsyah menyapa fans lewat film The Hostage's Heroes. Ia sebagai Letkol Taufiq, komandan kapal yang menghadapi situasi genting di tengah laut.

Liputan6.com, Jakarta - Donny Alamsyah kembali menyapa fans lewat film The Hostage's Hero. Ia berperan sebagai Letkol Taufiq, komandan TNI AL yang menghadapi situasi genting di tengah laut. Donny Alamsyah menjelaskan detail karakter yang dimainkannya. Ia menyebut tugas utamanya dalam film ini memimpin kapal fregat dengan misi awal yang sebenarnya sederhana. "Saya sebagai Letkol Taufiq dalam film The Hostage's Hero. Letkol Taufiq itu seorang Komandan Kapal Fregat yang namanya adalah Kapal Fregat Sultan Hasanuddin," ujar Donny Alamsyah di Jakarta Selatan, pekan ini.

"Ceritanya itu dia mendapatkan tugas untuk menjadi komandan kapal tersebut dengan misi untuk uji coba kapal yang baru diganti mesinnya, dari kapal uap menjadi kapal diesel," ia menyambung. Konflik film memuncak ketika sebuah kapal tanker Indonesia dibajak kelompok perompak bersenjata. Donny Alamsyah menceritakan bagaimana karakter Letkol Taufiq harus mengambil keputusan cepat meski kondisi pasukan tidak ideal untuk bertempur.

"Tapi ternyata ada kejadian di mana sebuah kapal tanker Indonesia itu dibajak perompak. Untuk bisa menghadapi situasi itu, mau tidak mau Letkol Taufiq itu harus membuat keputusan yang berbahaya, karena saat itu dia sedang tidak membawa pasukan tempur," ungkap Donny Alamsyah.

Menariknya, misi penyelamatan ini justru dilakukan para kru teknis kapal, bukan pasukan khusus. Ia memaparkan betapa hebat strategi yang dijalankan hingga berhasil melumpuhkan seluruh perompak tanpa memakan korban dari pihak Indonesia.

"Mereka harus berhadapan dengan lima perompak bersenjata lengkap. Dengan strategi yang berhati-hati dan cermat, akhirnya bisa melumpuhkan lima perompak itu dengan prestasi yang sangat cemerlang menurut saya. Tidak ada sandera yang meninggal, tidak ada pasukan Indonesia yang meninggal, hanya perompak saja yang meninggal, semuanya habis," Donny Alamsyah membocorkan.

Meski film ini bergenre aksi, ia justru mengaku tidak mendapat porsi adegan secara fisik. Seorang komandan memiliki kode etik dan tanggung jawab besar untuk tetap berada di posisinya. "Saya tidak ada adegan fighting-nya. Karena seorang komandan kapal itu tidak boleh meninggalkan kapal. Bahkan saat kapal tenggelam pun dia punya tanggung jawab untuk tetap berada di atas kapal itu. Tanggung jawabnya besar," tegas Donny Alamsyah.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya