Liputan6.com, Jakarta - Produsen kendaraan listrik asal China, BYD terus memperkuat ekspansi globalnya. Terbaru, perusahaan dengan nama panjang Build Your Dream dikabarkan menaikkan target penjualan luar negeri untuk 2026, menjadi 1,5 juta unit.
Berdasarkan laporan, manajemen BYD menyampaikan keyakinannya untuk mencapai angka ekspor tersebut dalam sebuah pertemuan dengan analis.
Advertisement
Target baru ini lebih tinggi sekitar 15 persen dibandingkan rencana awal yang diumumkan pada Januari 2026, yakni sebanyak 1,3 juta unit.
Disitat dari cnEVpost, langkah agresif ini bukan tanpa alasan. Peningkatan target ekspor dilakukan sebagai strategi untuk mengimbangi tekanan di pasar domestik, sekaligus memperkuat posisi BYD di pasar global yang semakin kompetitif.
Sebelumnya, BYD menargetkan penjualan luar negeri sebesar 1,3 juta unit pada 2026, yang sudah mencerminkan pertumbuhan tahunan sekitar 24 persen.
Namun, proyeksi terbaru menunjukkan ambisi yang lebih besar, bahkan sejumlah analis memperkirakan penjualan global BYD di luar China bisa berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,6 juta unit.
Sebagai gambaran, sepanjang 2025 BYD berhasil mengekspor 1.046.083 kendaraan energi baru (NEV), mencakup mobil penumpang hingga kendaraan komersial.
Angka tersebut melonjak hingga 150,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan pertumbuhan pesat di pasar internasional.
Kunci BYD
Dengan tren tersebut, ekspansi ke berbagai wilayah seperti Eropa, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin diyakini akan menjadi kunci bagi BYD dalam menjaga momentum pertumbuhan.
Fokus pada pasar global juga dinilai penting untuk menopang kinerja perusahaan di tengah persaingan ketat, dan dinamika industri kendaraan listrik di dalam negeri.