Berkah Lebaran di Balik Semarang Kota Persimpangan

Sebagai kota persimpangan, Semarang dilintasi jutaan pemudik yang membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

oleh Felek WahyuDiterbitkan 30 Maret 2026, 17:45 WIB
Tugu Muda Semarang. Foto: Muhammad Husni Mubarok

Liputan6.com, Semarang - Kota Semarang sebagai kota persimpangan menjadi yang paling sibuk saat momen mudik Lebaran. Sektor pariwisata juga terasa lebih sibuk, pasalnya pemudik yang melakukan peralihan dari jalan tol ke jalan nontol menuju kota kabupaten sekitar, banyak yang singgah di pusat kuliner dan pusat jajan untuk sekadar makan sembari istirahat.

Atas pelayanan yang diberikan ASN, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, menyampaikan apresiasi saat Apel Pagi Terpusat sekaligus Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Halaman Balaikota Semarang, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, kendati Kota Semarang kedatangan jutaan pemudik atas kesigapan semua pihak, tetap Kota Semarang tetap kondusif dan menjadi tujuan singgah para pemudik.

"Secara khusus, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang tetap bersiaga bertugas selama masa lebaran kemarin dan hasilnya, Kota Semarang sangat damai dan menjadi destinasi kunjungan wisata bagi para pemudik dan mereka-mereka yang akan menuju ke kota-kota lainnya yang melewati Kota Semarang," ujarnya.

Pemudik yang keluar dan masuk tol melalui Semarang mayoritas dengan tujuan Grobogan, Demak, Ungaran, Pati, Boja, dan Blora.

Menurutnya, dedikasi ASN yang tetap siaga menjadi kunci terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas di Kota Semarang. Ia menegaskan kontribusi tersebut mencerminkan kualitas pelayanan publik yang membanggakan.

"Terima kasih, saudara-saudara sekalian tetap berdiri ikhlas guna memastikan Kota Semarang tetap kondusif, aman dan nyaman bagi setiap pemudik dan wisatawan. Kontribusi saudara adalah wajah asli pelayanan publik Kota Semarang yang membanggakan," lanjutnya.

 

Sinergi Berbagai Pihak

Dalam evaluasinya, Agustina menyebut arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan relatif lancar dengan minim gangguan berarti. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai pihak berjalan efektif dalam mengendalikan situasi.

"Kejadian-kejadian istimewa juga tidak begitu banyak. Artinya bahwa proses pengendalian yang disiapkan oleh jajaran baik dari Polri maupun dari Polda, Kapolrestabes, bekerja sama dengan seluruh komponen dari pemerintah kota, dari kabupaten dan dari provinsi berjalan dengan sangat lancar," terang Agustina.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya mobilitas pemudik yang singgah di Kota Semarang, meski hanya sebentar, memberikan dampak positif terhadap citra dan perekonomian kota.

Lebih lanjut, Agustina menegaskan meskipun ASN secara administratif mendapatkan masa libur, namun pada praktiknya mereka tetap menjalankan fungsi pemantauan, terutama menghadapi potensi bencana dan lonjakan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.

"Memang kita berkomitmen, dan kita membuat seruan, dan Alhamdulillah ini berhasil, bahwa ASN walaupun mereka liburan panjang, tetapi tidak sepenuhnya libur," ungkap Agustina.

Melalui apel dan halal bihalal ini, Pemerintah Kota Semarang berharap semangat kebersamaan, keikhlasan, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama masa Lebaran dapat terus terjaga dan ditingkatkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Semarang.

Apel terpusat dengan menyatukan ASN dari semua dinas, kelurahan hingga BUMD sengaja digelar untuk menyatukan ASN yang selama ini berkegiatan terpisah di wilayah tugas masing-masing. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya