Liputan6.com, Jakarta - Hyundai tengah bersiap meramaikan pasar mobil listrik terjangkau dengan model baru. Pabrikan asal Korea Selatan itu, diketahui tengah menguji sebuah model bertenaga baterai berukuran kecil, dan sudah terlihat di jalanan dengan masih tertutup kamuflase.
Disitat dari ArenaEV, mobil misterius tersebut pertama kali terlihat menjalani pengujian di Chennai, India. Prototipe itu menggunakan kode 'HE1', yang diyakini sebagai nama internal untuk calon Hyundai Ioniq 1.
Advertisement
Jika benar, model ini akan menjadi mobil listrik paling kecil dan paling terjangkau di keluarga Ioniq.
Secara desain, SUV listrik ini tampil dengan bentuk mengotak dan posisi bodi yang tegak. Karakter tersebut memberikan kesan tangguh sekaligus memaksimalkan ruang kabin, sehingga tetap nyaman meski dimensinya kompak.
Gaya desain seperti ini juga dinilai mampu membuat mobil kecil terasa lebih fungsional layaknya SUV konvensional.
Meski masih diselimuti kamuflase tebal, beberapa detail mulai terlihat. Salah satunya adalah posisi port pengisian daya yang berada di sisi depan penumpang.
Penempatan ini serupa dengan model lain dalam grup Hyundai-Kia, yang memungkinkan efisiensi produksi melalui penggunaan komponen bersama.
Dari sisi harga, model ini diproyeksikan menjadi salah satu mobil listrik paling terjangkau di pasar.
Sebagai gambaran, Kia EV2, yang berbagi basis pengembangan, dibanderol mulai sekitar 26.600 euro atau sekitar Rp 440 jutaan di Eropa.
Jika Hyundai mampu menjaga harga di kisaran tersebut, peluang menarik minat konsumen akan semakin besar.
Masuk ke interior, SUV listrik mungil ini dipastikan tetap membawa nuansa modern. Kabinnya akan dibekali sistem infotainment terbaru bernama Pleos, yang mengandalkan layar besar serta perangkat lunak canggih untuk mengatur berbagai fungsi kendaraan, mulai dari navigasi hingga hiburan.
Tetap Dilengkapi Fitur Modern
Hyundai disebut ingin memastikan mobil listrik terjangkau tetap memiliki fitur teknologi yang relevan, khususnya bagi konsumen muda.
Peluncuran versi produksi dari model ini diperkirakan berlangsung sebelum akhir tahun, sebagai bagian dari strategi Hyundai menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang lebih luas di berbagai segmen.
Selain model ini, Hyundai juga tengah menyiapkan lini lain seperti Ioniq 3 yang akan meluncur dalam waktu dekat.
Langkah ini menegaskan keseriusan pabrikan dalam menghadirkan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan, dari segmen entry-level hingga kelas yang lebih tinggi.